Danrem Hardo Sihotang Pastikan Pengamanan PENAS XVII Maksimal, TNI-Polri Siap Amankan Kedatangan RI 1 dan RI 2

Danrem Hardo Sihotang Pastikan Pengamanan PENAS XVII Maksimal, TNI-Polri Siap Amankan Kedatangan RI 1 dan RI 2 (Foto: Penrem)

GORONTALO – Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Hardo Sihotang, menegaskan kesiapan jajaran TNI dalam mendukung pengamanan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan digelar di Gorontalo pada 20–25 Juni 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Brigjen TNI Hardo Sihotang saat mendampingi Gubernur Gorontalo dan Forkopimda meninjau langsung kesiapan venue utama PENAS XVII di Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (17/6/2026).

Sebagai salah satu agenda nasional terbesar yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai provinsi, PENAS XVII menjadi perhatian serius seluruh unsur pengamanan. Terlebih, kegiatan tersebut dijadwalkan akan menerima kunjungan tamu-tamu penting negara, termasuk Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Danrem menegaskan bahwa seluruh personel TNI siap bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk memastikan setiap tahapan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

“Pengamanan VVIP saat kedatangan RI 1 dan RI 2 telah menjadi bagian dari kesiapan yang kami bangun bersama. Seluruh unsur pengamanan akan bekerja secara terpadu agar kegiatan nasional ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Hardo Sihotang.

Pengamanan Terintegrasi Jadi Kunci Sukses PENAS

Menurut Danrem, keberhasilan sebuah event nasional tidak hanya diukur dari kemegahan penyelenggaraannya, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.

Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat melalui kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi teknis, hingga unsur pendukung lainnya. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi utama kegiatan, tetapi juga mencakup jalur kedatangan tamu VVIP, area penginapan, titik keramaian, serta objek-objek vital yang berkaitan dengan pelaksanaan PENAS.

“Kita ingin seluruh peserta dan tamu yang datang ke Gorontalo merasa aman dan nyaman. Ini adalah kehormatan bagi daerah kita menjadi tuan rumah kegiatan nasional, sehingga semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menyukseskannya,” katanya.

TNI Siap Dukung Nama Baik Gorontalo

Brigjen TNI Hardo Sihotang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan PENAS XVII.

Menurutnya, event nasional ini merupakan kesempatan emas bagi Gorontalo untuk menunjukkan kemampuan sebagai tuan rumah sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat Indonesia.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan suasana yang kondusif. Kesuksesan PENAS bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Gorontalo,” tegasnya.

Peninjauan yang dilakukan Forkopimda menunjukkan bahwa persiapan venue PENAS XVII kini telah memasuki tahap akhir dengan progres mencapai sekitar 90 hingga 95 persen. Sementara dari sisi pengamanan, TNI dan Polri memastikan seluruh skenario pengamanan, termasuk pengamanan VVIP, telah dipersiapkan secara matang guna mendukung kelancaran agenda nasional tersebut.

Dengan kesiapan yang terus dimatangkan, Korem 133/Nani Wartabone optimistis PENAS Petani Nelayan XVII akan berlangsung aman, sukses, dan menjadi momentum positif yang mengharumkan nama Gorontalo di tingkat nasional.

Exit mobile version