Kapten Inf Bambang Sulaksana, selaku Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD, mengungkapkan bahwa hujan bukanlah penghalang bagi mereka untuk terus bergerak.
“Kami bekerja dalam kondisi apa pun. Justru ini menjadi pembuktian bahwa semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat Tonala lebih kuat dari cuaca. Kami pastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga,” ujar Kapten Bambang.
Jalan rabat beton yang tengah dibangun ini menjadi harapan besar bagi warga Tonala. Infrastruktur tersebut akan memudahkan akses transportasi, terutama bagi para petani yang selama ini terkendala mengangkut hasil pertanian mereka karena jalan rusak dan licin saat musim hujan.
Salah satu tokoh pemuda Tonala, Ismail Djafar, yang turut membantu pengecoran, menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi prajurit TNI yang tidak kenal lelah.
“Hujan deras bukan penghalang bagi kami. Melihat TNI bekerja bersama warga membuat kami semakin semangat. Jalan ini adalah simbol kerja keras dan kebersamaan,” ungkapnya.
Meski dihadang hujan, proses pembangunan terus dikebut dan ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan. Semangat gotong royong yang tumbuh dari kemanunggalan TNI dan rakyat ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu ditentukan oleh kondisi, tetapi oleh tekad dan kebersamaan.
Program TMMD ke-126 di Desa Tonala pun kembali menegaskan makna sejati dari semboyan “Bersama Rakyat TNI Kuat” — di mana kerja keras, solidaritas, dan kepedulian menjadi pondasi utama dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan masyarakat. ###
