Kehadiran tim medis RSUD ZUS menjadi bagian dari strategi pelayanan jemput bola, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan lebih dekat tanpa harus datang ke rumah sakit. Program ini sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan dari dokter spesialis mata, spesialis penyakit dalam, serta spesialis saraf. Sejak pelayanan dibuka, warga terlihat antusias memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan yang dialami.
Direktur RSUD ZUS, Mohammad Ardiansyah, menegaskan bahwa pelayanan langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memastikan akses kesehatan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah kecamatan dan desa.
“Pelayanan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada layanan pemeriksaan medis, tenaga kesehatan RSUD ZUS juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mendukung deteksi dini terhadap gangguan kesehatan.
Pelayanan kesehatan yang dihadirkan RSUD ZUS dalam program Motabi Kambungu menjadi bukti sinergi antara rumah sakit daerah dengan pemerintah kabupaten dalam memperluas jangkauan layanan publik. Kehadiran dokter spesialis secara langsung di tengah masyarakat dinilai memberi kemudahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Sebagai informasi, program Motabi Kambungu merupakan inovasi pelayanan langsung kepada masyarakat yang diinisiasi Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu bersama Wakil Bupati Nurjana Yusuf dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), guna menghadirkan pelayanan pemerintahan secara lebih dekat hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
