Juru bicara Tim Romantis, Arsad Tuna, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Menurutnya, isu tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak memahami secara utuh proses yang sedang berjalan.
“Berita itu hoaks,” tegas Arsad kepada media, Selasa (7/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa hingga malam ini, proses sidang pemeriksaan atas dugaan pelanggaran administrasi pemilu bersifat Terstruktur, Sistematis, dan Masif (TSM) yang diajukan oleh pasangan Romantis masih terus berlangsung di Bawaslu Provinsi Gorontalo.
“Sidang sedang berjalan. Jadi bagaimana mungkin bisa dikatakan sudah ditolak?” lanjutnya.
Arsad meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, apalagi yang dapat memicu keresahan publik. Ia juga mengimbau kepada para elite politik di Gorontalo Utara untuk lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Jangan membohongi publik dengan menyebar berita yang tidak benar. Kita semua harus menjaga integritas dan kedamaian proses demokrasi ini,” pungkasnya. (Tim)
