Dandim Roma Laksana Yudha: Membangun Jalan, Menyemai Harapan di Tanah Tonala

Dandim Roma Laksana Yudha: Membangun Jalan, Menyemai Harapan di Tanah Tonala (Foto: Penrem)

Telaga Biru, 14 Oktober 2025 – Di tengah deru alat berat dan debu pembangunan, sosok Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., tampak berdiri tegak menapaki jalan rabat beton yang tengah dikerjakan di Desa Tonala. Bagi Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo ini, setiap bentangan beton yang mengeras di tanah bukan sekadar infrastruktur, tetapi wujud nyata dari cita-cita membangun bersama rakyat.

Sejak pagi, Letkol Roma memimpin langsung peninjauan bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Gorontalo. Ia tidak hanya berdiri di belakang meja laporan, tetapi turun ke lapangan—berdialog dengan warga, meninjau mutu pekerjaan, dan memastikan setiap meter jalan dibangun dengan hati.
“Yang kita bangun bukan hanya jalan, tapi harapan,” ujarnya lirih namun tegas saat berbincang dengan para pekerja dan warga.

Bagi Dandim yang dikenal humanis ini, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 bukan hanya tugas rutin TNI, melainkan bagian dari panggilan untuk hadir di tengah rakyat. Ia melihat Tonala bukan sekadar desa sasaran, tapi rumah besar yang harus dibangun bersama dengan semangat gotong royong.

Desa Tonala, yang dulu sering terisolasi saat musim hujan, kini mulai menatap masa depan baru. Jalan rabat beton yang sedang dikerjakan menjadi simbol perubahan. Anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa khawatir terpeleset di jalan berlumpur, petani bisa membawa hasil panen ke pasar lebih cepat, dan warga bisa menikmati akses ekonomi yang lebih terbuka.

Di sela kunjungannya, Letkol Roma tak segan berdialog langsung dengan warga. Suasana penuh keakraban terasa ketika ia menyemangati para pekerja agar tetap menjaga kualitas dan menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu. “TMMD bukan hanya tentang fisik yang selesai, tapi tentang semangat yang tumbuh,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi masyarakat, kehadiran Dandim di tengah mereka menjadi bukti nyata bahwa TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga penggerak pembangunan. Mereka melihat sendiri bagaimana tangan prajurit turut menata masa depan desa mereka. “Kalau dulu susah lewat, sekarang sudah mulai bagus. Kami senang dan berterima kasih,” ujar seorang warga penuh rasa syukur.

Letkol Roma meyakini bahwa pertahanan sejati bangsa lahir dari kesejahteraan rakyat. Melalui pembangunan infrastruktur, TNI membuktikan bahwa menjaga negara tidak hanya lewat senjata, tetapi lewat kepercayaan dan kemanunggalan.
“Pertahanan bukan hanya tembok dan senjata, tapi juga hati rakyat yang merasa diperhatikan,” tegasnya.

Kini, deru alat berat masih terus terdengar di Desa Tonala—pertanda bahwa pekerjaan belum selesai, tetapi semangat telah kokoh berdiri. Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo berharap hasil kerja keras ini menjadi warisan bersama.
“Rawatlah jalan ini, karena manfaatnya bukan hanya untuk kita, tapi untuk anak cucu nanti,” pesannya kepada warga sebelum meninggalkan lokasi.

Di bawah langit Tonala yang mulai senja, jejak langkah Dandim Roma Laksana Yudha meninggalkan pesan yang lebih dalam dari sekadar proyek pembangunan: bahwa membangun negeri dimulai dari kepedulian, dijalankan dengan kebersamaan, dan diwariskan dengan cinta. ###

Exit mobile version