Dari Mimbar ke Masyarakat: TMMD Menyatukan Pembangunan Dunia dan Akhirat

Dari Mimbar ke Masyarakat: TMMD Menyatukan Pembangunan Dunia dan Akhirat (Foto: TMMD)

GORONTALO — Tak hanya membangun jalan dan rumah warga, Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo juga menyalakan cahaya keimanan di tengah masyarakat. Di sela aktivitas fisik yang padat, Satgas TMMD menunjukkan bahwa kekuatan sejati bukan hanya pada otot dan senjata, tetapi juga pada ketulusan iman dan pengabdian.

Suasana Masjid Al-Muahhida, Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, pada Jumat (17/10/2025), terasa berbeda. Dari mimbar masjid, seorang prajurit berseragam hijau, Serka Laode Kalawara, menyampaikan khutbah dengan penuh khidmat. Pesan yang disampaikannya menggema di hati jamaah — tentang pentingnya persatuan, gotong royong, dan iman sebagai landasan pembangunan bangsa.

“Pembangunan fisik yang kami kerjakan harus sejalan dengan pembangunan iman dan takwa. Fondasi terkuat suatu bangsa adalah masyarakat yang sejahtera lahir dan batin,”
ujar Serka Laode Kalawara dalam khutbahnya.

Momen ini menjadi cerminan indah bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan, tetapi juga gerakan dakwah sosial yang meneguhkan hubungan antara TNI dan rakyat. Di tengah zaman yang serba material, kehadiran prajurit di mimbar masjid adalah simbol keseimbangan antara dunia dan akhirat — antara jasmani dan rohani.

Tokoh agama Desa Tonala, Udin Polimbato, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya.

“Kami bangga dan bersyukur. Mereka membangun jalan, tapi juga membangun keimanan kami. Inilah TNI yang sebenarnya — hadir, membantu, dan menuntun,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., M.Han., menegaskan bahwa misi TMMD mencakup seluruh aspek kehidupan.

“Kami ingin meninggalkan jejak bukan hanya berupa jalan dan bangunan, tetapi juga kekuatan spiritual dan semangat kebersamaan. Karena kemajuan bangsa harus dimulai dari hati yang bersih dan iman yang kuat,” tegasnya.

Melalui khutbah Jumat ini, TMMD Ke-126 mengajarkan bahwa pembangunan sejati bukan hanya soal batu dan semen, melainkan juga tentang menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Dari mimbar masjid di Desa Tonala, gema dakwah seorang prajurit mengingatkan kita bahwa membangun negeri adalah ibadah, dan setiap langkah pengabdian adalah amal saleh yang akan kekal di sisi Tuhan. ###

Exit mobile version