Ketika Kuas TNI Menggoreskan Asa di Dinding Rumah Warga Desa Tonala

Ketika Kuas TNI Menggoreskan Asa di Dinding Rumah Warga Desa Tonala (Foto: Penrem)

GORONTALO – Wajah-wajah bahagia tampak terpancar di Desa sasaran Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo). Jumat (10/10/2025), deru kuas dan aroma cat menjadi saksi dari babak akhir perjuangan Satgas TMMD yang kini memasuki tahap finishing rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga.

Dinding yang dulunya kusam kini mulai bersinar dengan warna baru. Kusen pintu dan jendela yang sebelumnya rapuh kini tampil kokoh dan indah, menandai lahirnya semangat baru bagi warga penerima manfaat.

Pasiter Kodim 1315/KG, Lettu Kav Rahman Haryono, selaku koordinator sasaran fisik TMMD, menjelaskan bahwa proses pengecatan merupakan bagian akhir dari rangkaian panjang pembangunan.

“Seluruh struktur bangunan sudah rampung — mulai dari atap, plafon, lantai hingga dinding. Kini kami memasuki tahap pengecatan agar rumah ini tidak hanya kuat, tetapi juga indah dan nyaman dihuni,” ungkapnya.

Namun lebih dari sekadar mempercantik bangunan, kegiatan ini juga memancarkan nilai luhur gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan rakyat. Para personel Satgas bahu-membahu bersama warga, bekerja dengan senyum dan semangat tanpa pamrih, menjadikan setiap sapuan kuas sebagai simbol kemanunggalan yang nyata.

Salah satu warga penerima bantuan, Samsul Ayuba (48), tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya berdiri tegak dengan wajah baru.

“Rumah kami sekarang tampak bersih dan indah. Terima kasih kepada TNI yang sudah peduli dengan kami warga kecil. Ini bukan hanya rumah, tapi semangat baru bagi keluarga kami,” tuturnya penuh rasa syukur.

Program TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo tak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Di balik setiap tembok yang dicat dan setiap jalan yang diperbaiki, ada pula kegiatan non-fisik seperti penyuluhan, pembinaan wawasan kebangsaan, hingga pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Semua upaya ini bermuara pada satu tujuan besar: membangun desa, menyejahterakan rakyat, dan memperkuat persatuan bangsa.

Kini, warna baru di dinding rumah-rumah warga menjadi simbol harapan baru — bahwa di tengah keterbatasan, selalu ada tangan-tangan tulus yang bekerja untuk membangun kehidupan yang lebih baik. ###

Exit mobile version