Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., ia menyampaikan apresiasi atas penyelesaian program kerja dan anggaran tahun 2023. Panglima TNI juga mengingatkan tentang tantangan mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi tahun 2024, khususnya Pilpres, Pilleg, dan Pemilukada. Netralitas TNI harus dijunjung tinggi untuk menjaga stabilitas nasional.
“Stabilitas keamanan harus terjaga sepanjang rangkaian pesta demokrasi. Netralitas TNI harus tetap dipegang teguh, dengan sinergitas TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya,” jelasnya.
Danrem menekankan kepada Prajurit dan PNS TNI agar berpegang teguh pada pedoman netralitas. Mereka diminta untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan TNI. Integritas dan citra positif institusi TNI harus dijaga melalui ketaatan pada aturan dan nilai etika.
“Kita bersama-sama mengukir prestasi gemilang untuk bangsa Indonesia. Jadilah prajurit TNI yang Prima, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI, agar TNI senantiasa menjadi benteng pertahanan yang kokoh,” pungkas Danrem.
Kegiatan Upacara dihadiri oleh Kasrem Kolonel Inf Mochamad Arief Hidayat, para Kasi Kasrem 133/NW, para Dan/Ka Balak Aju Korem 133/NW, serta perwira, bintara, tamtama, dan PNS Korem 133/NW.
