“Alhamdulillah setelah bertemu dengan anggota Komisi Pendidikan DPR RI, Elnino Mohi, Kabupaten Gorut sekarang berpotensi memiliki 10 ribu siswa penerima beasiswa Program Indonesia Pintar melalui Jalur Pemangku Kepentingan atau Jalur Aspirasi,” ungkap Ramdhan Mapaliey.
Ramdhan, yang juga dikenal dengan sapaan Onal dan saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Pasalae, menambahkan, “Ini merupakan langkah yang kami tempuh untuk membantu rakyat Gorut di bidang pendidikan. Semoga beasiswa atau bantuan ini dapat meringankan beban anak-anak siswa serta para orang tua murid.”
Dalam kesempatan yang sama, Marten Biki menjelaskan bahwa beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) ini memberikan bantuan keuangan kepada siswa dengan rincian sebagai berikut: untuk siswa SD berkisar antara Rp. 225.000 hingga Rp. 450.000 per siswa, siswa SMP sekitar Rp. 375.000 hingga Rp. 750.000 per siswa, dan siswa SMA antara Rp. 900.000 hingga Rp. 1.800.000 per siswa.
“Di Gorut, jumlah penerima beasiswa PIP bertambah sebanyak 10 ribu siswa. Terima kasih kepada Elnino Mohi,” tutur Marten. Ia juga menegaskan bahwa upaya mendapatkan beasiswa ini adalah bagian dari tugas Elnino sebagai anggota DPR RI yang mewakili Provinsi Gorontalo. “Jadi, jangan dihubungkan dengan isu-isu politik Pilkada dan Pemilu,” tandas Marten.
Dengan adanya tambahan beasiswa PIP untuk 10.000 siswa di Gorontalo Utara, diharapkan para siswa dapat lebih fokus dalam belajar dan meraih prestasi tanpa terbebani oleh masalah biaya pendidikan. Dukungan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dan para wakil rakyat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. (BYP)
