Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo itu bukan sekadar seremoni ulang tahun, melainkan simbol kebersamaan lintas institusi. Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Gusnar Ismail, MM., Wakil Gubernur Dra. Hj. Idah Syahidah Ruslie Habibie, MH., Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili, SE., MM., Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., hingga unsur TNI AL, akademisi, pers, dan pimpinan OPD tampak menyatu dalam satu semangat yang sama.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Hardo Sihotang menilai 25 tahun perjalanan Provinsi Gorontalo sebagai fase penting yang telah diisi berbagai capaian pembangunan. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari stabilitas keamanan dan sinergi antarlembaga. Menurutnya, keharmonisan hubungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi utama menjaga Gorontalo tetap kondusif dan progresif.
Danrem 133/NW juga menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dukungan terhadap program pembangunan, penguatan ketahanan wilayah, serta upaya menjaga ketertiban sosial disebutnya sebagai bagian dari tugas pengabdian TNI kepada rakyat.
Nuansa syukur dalam peringatan ini kian terasa melalui rangkaian kegiatan sosial dan budaya, mulai dari pemotongan tumpeng, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, hingga pertunjukan seni budaya daerah yang merefleksikan identitas dan kearifan lokal Gorontalo.
Mengusung tema “Gorontalo untuk Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-25 ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam memperkuat kolaborasi dan inovasi. Momentum tersebut bukan hanya merayakan usia, tetapi juga menegaskan tekad bersama untuk membawa Gorontalo semakin berdaya saing dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. ###
