Matran menyoroti pentingnya kepemimpinan yang bertanggung jawab, menekankan perlunya menghindari tindakan-tindakan yang merugikan, seperti insiden sebelumnya yang merusak citra daerah. “Jabatan ini bukan sekadar gelar yang diperebutkan, tapi sebuah amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya tegas.
Pentingnya menjalankan tugas kepemimpinan dengan integritas dan fokus pada kepentingan bersama menjadi sorotan utama Matran. Ia menekankan bahwa jabatan seorang pemimpin tidak hanya soal status, melainkan amanah yang harus dikerjakan dengan keseriusan. “Fokus pada rencana kerja yang jelas, terutama dalam memperbaiki birokrasi. Rakyat dan pemangku kepentingan menantikan hal itu,” tegas Matran.
Matran menegaskan bahwa pembenahan birokrasi menjadi pondasi penting dalam memajukan pembangunan daerah. Ia memperingatkan agar tindakan-tindakan yang merugikan aparatur sebelumnya tidak terulang, karena hal itu tak hanya mencoreng citra kepemimpinan, tetapi juga merugikan kinerja instansi. “Kita tidak boleh mengikuti contoh buruk, ini menunjukkan perilaku pimpinan yang tidak membanggakan bagi aparaturnya,” jelasnya dengan serius.
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Gorut Sambut Penjabat Bupati Baru dengan Harapan Perubahan Positif
