Dalam upacara tersebut, Kasrem membacakan amanat Panglima TNI, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 TNI yang berlangsung lancar dan spektakuler pada 5 Oktober 2024. Panglima TNI juga menekankan pentingnya dua agenda politik nasional yang akan datang: pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober, serta Pemilihan Kepala Daerah serentak di bulan November.
Panglima TNI menegaskan komitmen netralitas TNI dalam politik praktis, seraya mengingatkan tugas TNI untuk membantu pemerintah dan Polri dalam pengamanan pelaksanaan pemilu. Ia meminta agar prajurit melakukan pemetaan potensi kerawanan di wilayah masing-masing dan menjalin komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat.
Beberapa penekanan disampaikan kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil, antara lain:
- Tingkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai landasan moral.
- Jaga soliditas dan kekompakan antar prajurit.
- Tingkatkan kemampuan deteksi dan pencegahan potensi kerawanan.
- Perkuat hubungan antara TNI dan rakyat sebagai kekuatan pertahanan nasional.
Hadir dalam upacara tersebut sejumlah pejabat TNI, termasuk Kolonel Arh Louis Ferdinand P., S.T., Kolonel Kav Tofan Tri Anggoro, B.S., dan Kolonel Inf Loka Jaya Sembada, S.I.P., serta para kepala balak dan komandan satuan lainnya.
Upacara ini tidak hanya menjadi momen penghormatan terhadap bendera merah putih, tetapi juga memperkuat komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan bangsa. (***)
