GORONTALO – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat pengabdian mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar keluarga besar Korem 133/Nani Wartabone, Senin (27/4/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/NW ini menjadi momentum penting dalam memperkuat citra positif organisasi sebagai pilar pendukung ketahanan keluarga dan sosial masyarakat.
Perayaan yang mengusung tema “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya” ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi refleksi nyata atas kontribusi panjang Persit dalam mendampingi tugas prajurit sekaligus berkiprah aktif di tengah masyarakat.
Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya—mulai dari lomba posyandu dan kader BKB berprestasi tingkat Kodam XIII/Merdeka, lomba permainan tradisional, donor darah, ziarah rombongan hingga doa bersama—menunjukkan wajah Persit sebagai organisasi yang aktif, peduli, dan produktif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 133/NW, Hardo Sihotang selaku Pembina Persit KCK Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tema tahun ini mengandung makna mendalam tentang pentingnya peran perempuan dalam organisasi dan keluarga.
Menurutnya, aktif, kreatif, dan produktif bukan sekadar slogan, melainkan karakter yang harus melekat dalam setiap anggota Persit. Keaktifan tercermin dari keterlibatan nyata dalam kegiatan organisasi dan dukungan terhadap tugas suami, kreativitas hadir melalui inovasi dalam berbagai bidang, sementara produktivitas diwujudkan lewat kontribusi konkret yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa selama delapan dekade, Persit telah membuktikan eksistensinya sebagai organisasi yang tidak hanya menjadi pendamping prajurit, tetapi juga agen pemberdayaan keluarga dan penggerak sosial.
Momentum ini juga menjadi ajakan untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperluas wawasan, serta menjaga soliditas organisasi. Dalam dinamika zaman yang terus berkembang, Persit diharapkan tetap adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, etika, dan pengabdian yang menjadi fondasi utama.
Peringatan HUT ke-80 ini pun menjadi ruang refleksi sekaligus pemantik semangat baru agar seluruh anggota Persit semakin berdaya, solid, dan berkontribusi nyata bagi bangsa.
Acara turut dihadiri oleh Kasrem 133/NW Kolonel Inf Parsaoran Sirait, para pejabat Korem, jajaran pengurus Persit, serta seluruh anggota Persit KCK di lingkungan Korem 133/NW, yang semakin memperkuat nuansa kebersamaan dalam peringatan bersejarah tersebut.












