GORONTALO – Di tengah teriknya matahari Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat terus berkobar. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, para prajurit dan warga setempat bahu-membahu membangun bak penampungan air bersih—sarana vital yang kelak menjadi sumber kehidupan bagi ratusan warga.
Pembangunan yang kini memasuki tahap pemasangan papan mal (bekisting) itu menandai fase penting dari seluruh rangkaian pekerjaan fisik TMMD. Meski memerlukan ketelitian tinggi, antusiasme warga dan prajurit tidak surut sedikit pun. Mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab dan rasa memiliki, memastikan setiap bagian konstruksi berdiri kokoh dan sesuai standar.
“Pekerjaan ini tidak sekadar membangun bak air, tetapi membangun harapan. Air bersih adalah sumber kehidupan. Kami ingin memastikan masyarakat Desa Tonala bisa menikmati air yang layak setiap hari,” ungkap Lettu Kav Rahma Haryono, Pasiter Kodim 1315/KG yang juga menjabat sebagai Koordinator Sasaran Fisik TMMD.
Menurutnya, setelah proses pemasangan papan mal rampung dan dilakukan pengecekan kerapian besi penyangga, tahap selanjutnya adalah pengecoran beton. Diharapkan dalam waktu dekat, bak air ini dapat berfungsi dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Keberadaan bak penampungan air bersih ini sangat dinantikan warga. Selama ini, sebagian besar penduduk Tonala mengandalkan sumber air dari sumur gali yang sering kering saat musim kemarau. Dengan hadirnya fasilitas ini, kebutuhan dasar seperti air minum, mandi, dan mencuci akan lebih mudah terpenuhi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan sanitasi lingkungan.
Selain pembangunan bak air bersih, TMMD ke-126 Kodim 1315/Gorontalo juga mengerjakan beberapa sasaran fisik lainnya, seperti pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.143 meter, perbaikan dua unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembuatan tiga unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus).
Program yang berlangsung selama 30 hari, dari 8 Oktober hingga 6 November 2025, ini bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kemandirian, dan kepedulian sosial antara TNI dan rakyat.
“TMMD hadir untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Setiap tetes keringat dalam pembangunan ini adalah bentuk nyata pengabdian demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Komandan Satgas TMMD ke-126, Letkol Arh. Roma Laksana Yudha, S.Ap., M.Sos.
Dengan semangat gotong royong dan cinta tanah air, Desa Tonala perlahan menapaki jalan menuju kemandirian. Dari sebuah bak penampungan air, tumbuh harapan baru—air kehidupan bagi masa depan yang lebih sejahtera. ###












