Berdasarkan data petugas di lapangan, sekitar 215 unit rumah warga yang dihuni oleh sekitar 2.245 jiwa terendam air. Warga yang dievakuasi terpaksa harus dijemput dengan menggunakan perahu milik Kodim 1304/Gorontalo, karena ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa.
Plh. Danramil 1315-02/Limboto, Kapten Inf. Zainuddin, melalui anggotanya Serda Rahmansyah, mengungkapkan bahwa akibat banjir ini warga harus dievakuasi menggunakan perahu karena sulitnya akses ke rumah-rumah warga yang sudah terendam lebih dari 1 meter.
“Evakuasi ini kami laksanakan bersama dengan aparat lainnya, mengingat jumlah warga di sini cukup banyak, termasuk orang tua hingga anak-anak. Tak hanya itu, kami juga membantu menyelamatkan perabotan rumah warga yang masih bisa diangkut,” ungkapnya.
Serda Rahmansyah menambahkan bahwa warga yang dievakuasi berasal dari lingkungan 3 dan 5, semuanya dibawa ke posko pengungsian sementara.
“Sesuai petunjuk Komandan, kami juga mengimbau warga untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem yang bisa saja berisiko menimbulkan penyakit seperti gatal-gatal, flu, dan penyakit lainnya,” tutupnya.













