, Gorontalo – Babinsa Kodim 1315-02/Limboto bergerak cepat membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (08/07/2024). Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya Danau Limboto akibat hujan lebat yang terus mengguyur selama sepekan terakhir.
Menurut data yang berhasil dihimpun, sekitar 231 unit rumah warga terendam air, mempengaruhi sekitar 1.245 jiwa. Kondisi ini membuat warga kesulitan bertahan di rumah mereka karena air danau yang terus naik.
Plh. Danramil 1315-02/Limboto, Kapten Inf. Zainuddin, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Prajurit Babinsa di lapangan, warga terdampak mulai mengalami kesulitan. “Laporan Babinsa kami menunjukkan ada kurang lebih 231 unit rumah terendam, dengan sekitar 1.245 jiwa dari 415 kepala keluarga yang tinggal di daerah tersebut. Kami bersama pemerintah dan petugas penanggulangan bencana segera melakukan evakuasi untuk melindungi warga,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak kembali ke rumah mereka sebelum air benar-benar surut dan aman untuk ditempati kembali. “Menghadapi cuaca ekstrem saat ini, kami meminta masyarakat untuk tetap berada di tempat yang aman karena ada kemungkinan bencana atau banjir susulan,” tandas Kapten Zainuddin.
Evakuasi ini melibatkan koordinasi antara Babinsa, pemerintah setempat, dan petugas penanggulangan bencana untuk memastikan keselamatan warga dan meminimalkan dampak bencana banjir. Upaya cepat dan tanggap ini diharapkan dapat mencegah korban jiwa dan memberikan perlindungan optimal bagi warga terdampak banjir. (***)












