Dandim 1304/Gorontalo dan IKGMS Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Kelurahan Lekobalo

(Foto: Penrem)

onetalk.co.id, Gorontalo – Komandan Kodim (Dandim) 1304/Gorontalo bersama Ikatan Keluarga Generasi Muda Songkong (IKGMS) dari Kabupaten Luwuk Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan sembako untuk korban banjir di Kelurahan Lekobalo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, pada Minggu (28/07/2024).

Dandim 1304/Gorontalo, Letnan Kolonel Arm Asep Ridwan, menyatakan bahwa pemberian sembako ini adalah bentuk kepedulian kemanusiaan dari Aparat Teritorial (TNI) terhadap warga yang sangat membutuhkan bantuan sandang dan pangan akibat bencana banjir yang melanda Kota Gorontalo.

“Kami bersama-sama dengan IKGMS melihat secara langsung lokasi dan kondisi warga yang terdampak banjir. Semoga dengan adanya bantuan sembako ini, dapat sedikit meringankan beban mereka,” ujar Letnan Kolonel Asep Ridwan.

Selain meninjau lokasi banjir, Dandim juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang rumahnya terendam banjir. Dalam pertemuan tersebut, Letnan Kolonel Asep Ridwan menyampaikan komitmen TNI untuk selalu siap membantu masyarakat kapan saja dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan warga.

“Kami selalu siap membantu masyarakat kapan saja dibutuhkan untuk mengatasi kesulitan warga,” ujarnya kepada warga yang terdampak banjir di Kelurahan Lekobalo.

Dandim juga memerintahkan kepada Danramil dan para Babinsa agar selalu memantau dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, ia menegaskan pentingnya koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait untuk menanggulangi musibah banjir yang terjadi di wilayah Kodim 1304/Gorontalo.

“Kami juga akan terus berupaya berkoordinasi dan bekerjasama dengan instansi terkait untuk menanggulangi musibah banjir yang dialami masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Kodim 1304/Gorontalo,” tutup Dandim.

Bantuan sembako yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana, serta memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas di antara masyarakat dan aparat TNI. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *