Dari Cangkul ke Mimbar: Prajurit TMMD Bangun Jalan dan Iman di Desa Tonala

Dari Cangkul ke Mimbar: Prajurit TMMD Bangun Jalan dan Iman di Desa Tonala (Foto: TMMD)

onetalk.co.id GORONTALO – Di tengah hiruk-pikuk pembangunan infrastruktur melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126, ada panorama spiritual yang menyentuh hati di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru. Prajurit Satgas TMMD, Serka Laode Kalawara, bukan hanya memimpin pengerjaan jalan rabat beton, tetapi juga memimpin jamaah Sholat Jumat di Masjid Al-Muahhida, menjadi khatib yang menebar nilai-nilai ketakwaan, Jumat (24/10/2025).

Aksi ini menjadi simbol keseimbangan antara kerja fisik dan kerja batin—antara pembangunan dunia dan pembangunan iman. Seorang prajurit yang sehari-hari memegang cangkul dan semen, kini berdiri di mimbar, menabur pesan moral dan keteladanan.

Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo sekaligus Dansatgas TMMD Ke-126, Letkol Arh. Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan makna sejati TMMD: membangun desa secara lahir dan batin.

“Prajurit kami tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. TMMD bukan hanya membangun jalan dan rumah, tapi juga membangun hati, moral, dan keimanan masyarakat,” ujar Dansatgas dengan bangga.

Dalam khutbahnya, Serka Laode Kalawara mengajak jamaah untuk meneguhkan iman di tengah pembangunan desa. Ia menekankan bahwa jalan yang kokoh harus diiringi dengan hati yang kokoh pula.

“Sebagaimana kita memperkuat jalan dengan semen dan batu, demikian pula kita perlu memperkuat diri dengan iman dan takwa agar tidak mudah goyah oleh zaman,” tuturnya penuh makna.

Pesan itu menggema di seluruh ruangan masjid, meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah. Seorang tokoh agama setempat bahkan menyebut kehadiran Serka Laode sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Hari-hari biasa beliau mengangkat cangkul, dan hari Jumat beliau mengangkat khutbah. Dari tangan yang membangun jalan, kini beliau membangun hati. Inilah prajurit sejati,” ujarnya haru.

Melalui sentuhan religius ini, TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari panjang jalan dan kokohnya bangunan, tetapi juga dari seberapa dalam iman dan persaudaraan tumbuh di hati masyarakat.

TMMD di Desa Tonala bukan sekadar membangun desa — tetapi membangunkan jiwa. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *