Dari Coding ke Budaya Kerja: RSUD ZUS Bangun Fondasi Etika Digital dalam Layanan Kesehatan

Foto: Drone

onetalk.co.id Gorontalo UtaraTransformasi layanan kesehatan tak lagi cukup hanya berbicara tentang gedung baru atau kecanggihan peralatan. Di balik sistem digital dan teknologi modern, ada satu elemen yang jauh lebih menentukan: manusia dan budayanya. Inilah yang menjadi pijakan RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) dalam membangun pelayanan kesehatan masa depan—dimulai dari pelatihan pengkodean INA-CBG’s yang digelar di Manado, Kamis (1/5/2025).

Kegiatan ini melibatkan para dokter spesialis, dokter umum, dan tim coder, sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja berbasis integritas data dan profesionalisme. Turut hadir dalam pelatihan tersebut, Kepala Bidang Pelayanan RSUD ZUS, dr. Rachman Kuki, yang menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menyongsong sistem JKN digital yang lebih transparan dan akuntabel.

“Banyak orang mengira transformasi itu cukup dengan gedung baru. Padahal, nyawa dari layanan kesehatan adalah manusia yang menggerakkannya. Pengkodean medis bukan sekadar urusan administratif, tapi soal kejujuran, tanggung jawab, dan perlindungan hak pasien,” tegas dr. Rachman.

Menurutnya, kegagalan dalam proses klaim—baik karena kesalahan kecil maupun ketidaktahuan prosedur—dapat berdampak langsung pada keuangan rumah sakit maupun kualitas layanan pasien. Oleh karena itu, memahami secara benar sistem pengkodean INA-CBG’s adalah langkah preventif terhadap risiko-risiko tersebut.

Namun, lebih dari itu, pelatihan ini juga membuka mata banyak peserta akan pentingnya etika profesi dalam dokumentasi medis. “Ini bukan cuma soal mematuhi aturan BPJS. Ini tentang membangun disiplin dan kesadaran bahwa pelayanan dimulai dari data yang akurat dan jujur,” tambahnya.

RSUD ZUS memandang bahwa pelatihan ini bukan hanya soal peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga sebagai momentum pembentukan budaya baru: budaya kerja yang profesional, tanggap terhadap perubahan, dan mengedepankan kolaborasi lintas profesi.

Dengan sistem informasi yang tertib, tenaga kesehatan yang kompeten, serta etika dokumentasi yang terjaga, RSUD ZUS menegaskan komitmennya menjadi rumah sakit yang tidak hanya melayani hari ini, tetapi juga merancang masa depan layanan kesehatan Gorontalo Utara secara berkelanjutan. (Ca’Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *