Dari Lapangan Pingpong, TNI dan Pemuda Tonala Belajar Arti Manunggal yang Sesungguhnya

Dari Lapangan Pingpong, TNI dan Pemuda Tonala Belajar Arti Manunggal yang Sesungguhnya

onetalk.co.id Gorontalo – Tidak selalu dengan barak, rapat, atau upacara. Di Desa Tonala, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat justru tumbuh dari sebuah meja pingpong sederhana. Di tengah padatnya jadwal fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo, personel Satgas menemukan cara kreatif untuk menjalin kedekatan emosional dengan masyarakat — lewat olahraga yang ringan namun sarat makna, tenis meja.

Setiap sore hingga malam, pelataran rumah warga disulap menjadi arena kebersamaan. Personel TNI yang siangnya berjibaku dengan semen dan cangkul, kini berganti raket, saling beradu ketangkasan dengan pemuda setempat dalam suasana penuh tawa.

Pratu Indra Lasmana, salah satu anggota Satgas TMMD, menyebut kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk nyata dari filosofi “Manunggal”.

“Kami ingin menunjukkan bahwa TNI dan rakyat itu satu. Net pingpong memang memisahkan secara fisik, tapi tawa dan semangat kebersamaan justru menyatukan kami,” ujarnya sambil tersenyum.

Bagi para pemuda Tonala, momen ini lebih dari sekadar permainan. Rio Lamatenggo (22), salah satu peserta, mengaku banyak belajar tentang sportivitas dan disiplin dari para prajurit.

“TNI memberi contoh lewat tindakan, bukan kata-kata. Dari sini kami belajar arti kerja sama dan semangat pantang menyerah,” kata Rio.

Kegiatan sederhana ini menciptakan ikatan batin yang kuat antara Satgas dan masyarakat. TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa saling percaya dan solidaritas antar generasi.

Di atas meja pingpong itu, makna sejati kemanunggalan TNI dan rakyat tercermin — bahwa kedekatan tidak harus diciptakan lewat upacara megah, melainkan lewat tawa, kerja sama, dan hati yang tulus untuk membangun desa. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *