, Gorontalo Utara – Pada tanggal 7 April 2024, desa-desa di kecamatan Tolinggula, Gorontalo Utara diguncang oleh banjir bah yang datang secara tiba-tiba. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Desa Tolite Jaya, Iran Hamani, melalui siaran langsung di akun Facebook Wiwin Ibrahim. Iran Hamani mengungkapkan bahwa tinggi air di dalam rumahnya sudah mencapai 1.50 meter, menyebabkan kondisi darurat di wilayah tersebut.
Penyebab banjir ini adalah meluapnya sungai besar di Tolinggula dan kerusakan pada tanggul penahan banjir yang telah jebol. Iran Hamani melaporkan bahwa masyarakat desa Tolite Jaya telah mengungsi ke Masjid Jami, namun fasilitas pengungsian sangat terbatas, dengan banyak orang terpaksa berdiri karena tidak cukup ruang. Selain itu, aula kantor Desa Tolite Jaya juga tidak dapat digunakan sebagai tempat pengungsian karena tergenang air.
Iran Hamani mengajukan permohonan bantuan darurat kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk segera memberikan pertolongan kepada masyarakat terdampak. Meskipun telah menyelamatkan keluarganya, Iran Hamani tidak dapat keluar dari rumahnya lagi karena arus banjir yang sangat kuat. Situasi di luar rumahnya juga tidak diketahui dengan pasti, dan berdasarkan laporan masyarakat, banjir kali ini merupakan yang paling parah yang pernah dialami oleh desa Tolinggula. (Red)












