Dikritik Soal Pelayanan, RSUD ZUS Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Foto: Dok

onetalk.co.id Gorontalo Utara – Sorotan tajam yang disampaikan oleh Fikri Abdullah, mahasiswa Universitas Gorontalo, terkait kondisi fasilitas dan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara, mendapat tanggapan langsung dari pihak manajemen rumah sakit.

Dalam pernyataannya, Fikri menyesalkan kondisi RSUD ZUS yang menurutnya kini memprihatinkan. Ia menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai rusak, seperti gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) yang mengalami kebocoran saat hujan deras. Kondisi tersebut, kata Fikri, berpotensi membahayakan pasien maupun keluarga yang berada di area tersebut.

Selain itu, ia juga mempertanyakan proyek pembangunan Unit Rawat Darurat yang menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp2,5 miliar, yang kini dinilai tidak maksimal. Bahkan, Fikri berencana menggelar aksi besar-besaran apabila Pemda tidak segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Zainal Umar Sidiki, dr. Ardiansyah, M.K.M, memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit terus melakukan perbaikan dan pembenahan, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Insya Allah kami dari RS akan terus berbenah. Terkait plafon yang bocor di beberapa ruangan, sebelumnya sudah kami perbaiki. Namun, untuk kebocoran plafon di ruang NICU dan IGD itu kejadiannya baru-baru ini, saat hujan deras,” jelas dr. Ardiansyah, Rabu (8/10/2025).

Ia menambahkan, pihaknya telah memerintahkan Kasubag Umum dan Perlengkapan bersama Kasie Penunjang Non Medik untuk mengidentifikasi sumber kebocoran serta menghitung biaya perbaikannya. “Begitu laporannya masuk, kami akan segera tindak lanjuti dengan perbaikan,” tegasnya.

Terkait persoalan ketersediaan air bersih yang juga dikeluhkan, dr. Ardiansyah menyebutkan bahwa pihak rumah sakit sudah menggandeng Pudam untuk membantu penanganan, termasuk pengadaan pompa pendorong dan perbaikan jaringan perpipaan.

“Kami juga sedang melakukan pengeboran air dan pembangunan instalasi air baru. Insya Allah dalam waktu dekat setelah selesai, masalah air di rumah sakit bisa teratasi,” ujarnya.

Sebagai penutup, Direktur RSUD ZUS menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperbaiki fasilitas demi kenyamanan dan keselamatan pasien. “Kami terbuka terhadap kritik dan saran masyarakat, dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkasnya. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *