Tuban – Distribusi pupuk subsidi di Desa Mander, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, menjadi sorotan sejumlah pemerhati pertanian. Pasalnya, salah satu kios pupuk subsidi resmi di desa tersebut diduga mengalami permasalahan dalam penyaluran pupuk, sehingga merugikan para petani.
Salah satu petani setempat berinisial K (57) mengungkapkan bahwa dirinya tidak menerima jatah pupuk subsidi selama 13 tahun, sejak tahun 2013. Padahal, sebelumnya pada tahun 2012, ia masih mendapatkan pupuk dari kios yang sama.
“Saya pernah menerima pupuk subsidi di tahun 2012 dari kios yang ada di Desa Mander. Namun, sejak 2013 hingga 2025 ini, saya tidak pernah mendapat jatah pupuk lagi,” ujar K saat dikonfirmasi pewarta.
Atas kejadian tersebut, K berencana melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.
“Saya sudah meminta bantuan hukum, dan kami akan melaporkan permasalahan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” tegasnya.
Sementara itu, pihak distributor CV Makmur Berkah Mandiri, Andri, menyatakan akan menindak tegas segala bentuk penyimpangan yang merugikan petani.
“Saya baru mengetahui kasus ini terjadi di wilayah Tambakboyo. Kami akan mengumpulkan bukti-bukti untuk memastikan kebenarannya, dan jika ditemukan pelanggaran, akan ada tindakan tegas,” ujar Andri.
Andri juga menambahkan bahwa sosialisasi mengenai pupuk subsidi perlu terus dilakukan agar petani lebih memahami hak-hak mereka dalam memperoleh pupuk dengan harga yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan sosialisasi kepada petani terkait pupuk subsidi. Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk urea harus dijual Rp2.250 per kilogram, sedangkan untuk pupuk NPK harus dijual Rp2.300 per kilogram. Jika ada kios yang menjual di atas harga tersebut atau melakukan pelanggaran lain, kami tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi para petani dan pemerhati pertanian di Tuban. Diharapkan, adanya pengawasan ketat dari pihak terkait dapat memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan dengan transparan dan adil bagi seluruh petani. (Wahyu)












