Hidupkan Pemerintahan, Dekatkan Pelayanan: Thariq-Nur Launching Era Baru Gorut Lewat Pakta Integritas

Hidupkan Pemerintahan, Dekatkan Pelayanan: Thariq-Nur Launching Era Baru Gorut Lewat Pakta Integritas (Foto; CN)

onetalk.co.id Gorontalo Utara, 20 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara menapaki babak baru dalam penyelenggaraan pemerintahan yang humanis dan responsif. Melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat se-Kabupaten Gorut, komitmen terhadap program 100 hari kerja Bupati Thariq Modanggu dan Wakil Bupati Nurjana H. Yusuf resmi dideklarasikan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Molingkapoto.

Tak sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi simbol dimulainya transformasi budaya birokrasi — dari yang kaku dan terpusat, menuju pola kerja yang terjun langsung, hidup di tengah masyarakat, dan menjawab persoalan dengan kehadiran nyata.

Birokrasi Turun ke Bawah: Rumah Dinas Jadi Simbol Kehadiran Negara

Salah satu poin penting dalam pakta integritas ini adalah kesediaan para pejabat untuk menempati rumah dinas di kompleks blok plan milik Pemerintah Daerah. Langkah ini bukan hanya soal tempat tinggal, tapi lebih jauh, merupakan bentuk pendekatan struktural untuk memastikan kehadiran pemerintah lebih terasa hingga ke pelosok.

“Ini bukan sekadar administrasi, tapi juga soal psikologi pelayanan. Ketika pemimpin hadir di tengah rakyat, ada rasa aman, percaya, dan dialog yang terbuka,” ungkap seorang analis kebijakan lokal.

Masyarakat pun menyambut langkah ini dengan antusias. Salma Laiya, warga setempat, melihat inisiatif ini sebagai angin segar yang mengingatkan pada era pemerintahan terdahulu yang sempat menghidupkan kawasan perkantoran hingga malam hari.

“Saya berharap ada geliat ekonomi yang mengikuti. Fasilitas seperti RTH dan taman air mancur bisa jadi titik pertemuan sosial sekaligus penggerak ekonomi lokal, tinggal dikelola dengan baik,” kata Salma kepada Berantasmews.com.

TGR dan Reformasi Internal: Bersih-Bersih dari Dalam

Selain komitmen terhadap program 100 hari, penandatanganan pakta juga mencakup penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang masih membebani sejumlah instansi. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintahan Thariq-Nur tak ingin melangkah ke depan sambil menyeret beban masa lalu.

“Ini soal keberanian moral. Tidak semua pemimpin mau mengawali masa tugasnya dengan ‘pembersihan internal’. Tapi itulah tanda keseriusan,” ujar seorang tokoh masyarakat Gorut.

Sinergi Jadi Kata Kunci

Bupati Thariq Modanggu dalam sambutannya menegaskan bahwa pakta integritas ini adalah pondasi sinergi lintas sektor. Ia mengajak seluruh OPD untuk tidak hanya bekerja, tapi berpikir strategis dan melayani dengan nurani.

Dengan semangat kolektif dan kebersamaan yang dibangun sejak hari pertama, visi besar menjadikan Gorontalo Utara sebagai daerah yang makmur dan inklusif kini memiliki fondasi yang kuat.

Penandatanganan pakta integritas ini bukan hanya tanda tangan di atas kertas, tetapi ikrar nyata untuk membangun pemerintahan yang hadir, bersih, dan berorientasi pada rakyat. Era baru Gorontalo Utara telah dimulai — dan ia dimulai dari langkah kecil yang bermakna besar. (Ca’Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *