GORONTALO — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo di Desa Tonala, ada sosok yang mungkin tak memegang cangkul atau sekop, namun perannya begitu vital. Ia adalah Ibu Nova Umar (35), warga asli Tonala, yang menjadi “jantung” dapur umum Satgas TMMD.
Setiap pagi, sebelum matahari sepenuhnya menanjak, aroma tumisan dan nasi panas sudah menguar dari dapur umum di sudut desa. Dari sanalah Ibu Nova dan beberapa ibu lainnya menyiapkan ratusan porsi makanan untuk para prajurit TNI yang tengah membangun desa mereka.
“Tugas ini bukan hanya memasak, tapi juga bentuk gotong royong kami mendukung TMMD. Kami ingin memastikan para bapak TNI yang bekerja keras punya tenaga cukup untuk melanjutkan tugas mereka,” tutur Ibu Nova dengan senyum penuh keikhlasan.
Kepercayaan besar datang dari Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo yang menunjuknya mengelola seluruh keuangan lauk pauk sekaligus dapur umum. Bagi Nova, amanah itu bukan hal kecil — ini adalah simbol persaudaraan dan penghargaan terhadap peran perempuan di tengah masyarakat.
Pasiter Kodim 1315/KG Lettu Kav Rahman Haryono menegaskan, keterlibatan warga lokal, khususnya kaum ibu, menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kami ingin TMMD ini benar-benar milik rakyat. Dengan mempercayakan dapur dan pengelolaan logistik kepada warga seperti Ibu Nova, kami membangun bukan hanya infrastruktur, tapi juga kepercayaan dan pemberdayaan,” jelasnya.
Setiap sendok nasi yang disajikan, setiap lauk yang dimasak, menyimpan makna gotong royong dan kasih. Dapur umum TMMD Tonala bukan sekadar tempat memasak — ia adalah simbol ketulusan ibu-ibu desa yang ikut membangun negeri dengan cinta dan masakan sederhana mereka. ###












