Istirahat yang Menyatu: Saat TNI dan Warga Tonala Menjalin Kemanunggalan di Tengah Debu Pembangunan

Istirahat yang Menyatu: Saat TNI dan Warga Tonala Menjalin Kemanunggalan di Tengah Debu Pembangunan (Foto: Penrem)

Newstizen.co.id GORONTALO – Di tengah riuh deru mesin molen dan gemuruh cangkul yang beradu dengan batu dan semen, ada satu momen yang justru paling dinanti oleh prajurit TNI dan warga Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo — momen istirahat.
Namun, bagi mereka, istirahat bukan sekadar jeda untuk menghela napas. Ia telah menjelma menjadi “strategi jitu” dalam membangun kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo di Desa Tonala kali ini tak hanya menorehkan capaian fisik berupa pembangunan jalan rabat beton. Lebih dari itu, TMMD menjadi ajang menumbuhkan rasa kebersamaan yang tulus di antara prajurit dan masyarakat.

Sejak awal kegiatan, anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD tampak begitu menyatu dengan warga. Usai bekerja seharian di bawah terik matahari, mereka duduk bersama di bawah rindangnya pohon, bercengkerama, dan tertawa bersama sambil meneguk air kelapa muda.
“Saat istirahat, kami duduk sejajar, minum dari gelas yang sama, dan berbincang layaknya keluarga,” tutur Lettu Kav Rahman Haryono, Koordinator Sasaran Fisik TMMD ke-126.
Menurutnya, interaksi sederhana itu adalah wujud nyata filosofi TMMD — membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga membangun hati dan kepercayaan rakyat.

Melalui obrolan ringan di sela waktu rehat, para prajurit menyerap banyak hal: aspirasi warga tentang pertanian, pendidikan anak, hingga persoalan kesehatan. Dari sanalah muncul ide-ide kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi wawasan kebangsaan, dan pendampingan pertanian.

Kehangatan yang Menumbuhkan Semangat

Warga setempat pun merasakan dampak langsung dari keakraban tersebut.
Sarton Nafi (45), warga Desa Tonala yang rumahnya sering menjadi tempat singgah Satgas TMMD, menuturkan rasa bangga dan harunya.
“Rasanya seperti punya keluarga baru. Bapak-bapak TNI itu ramah, tidak segan membantu, bahkan menuangkan air minum untuk kami. Makan siang bersama mereka membuat semangat gotong royong kami semakin hidup,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menambahkan, momen kebersamaan sederhana di sela-sela istirahat itu justru membuat warga lebih bersemangat menyelesaikan pekerjaan. “Semangat guyub rukun yang mereka tularkan membuat pekerjaan berat terasa ringan,” katanya.

Membangun dengan Hati

Program TMMD ke-126 Kodim 1315/Gorontalo di Desa Tonala menjadi bukti bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari panjang jalan yang terbangun, tetapi juga dari eratnya hubungan batin antara TNI dan rakyat.

Di balik setiap adukan semen dan langkah kaki di tanah merah, tersimpan kisah kemanusiaan yang tulus — tentang tentara dan rakyat yang bekerja, beristirahat, dan berjuang bersama demi kemajuan desa.

Dan di sanalah makna sejati TMMD menemukan ruhnya:
pembangunan yang tumbuh dari hati, dijalankan dengan gotong royong, dan disatukan oleh rasa saling percaya. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *