Jhojo Rumampuk: Pernyataan Alyun Hippy Tidak Sesuai Fakta

Jhojo Rumampuk: Pernyataan Alyun Hippy Tidak Sesuai Fakta (Foto: FL)

onetalk.co.id, Gorontalo – Pernyataan resmi dari humas DPW Partai NasDem Gorontalo, Alyun Hippy, mengenai dugaan provokasi terhadap massa aksi, menuai kecaman keras dari Ketua Pro Jurnalismedia Siber, Jhojo Rumampuk. Jhojo menilai pernyataan Alyun tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan bertentangan dengan apa yang disaksikan oleh jurnalis dan aparat kepolisian.

Menurut Jhojo, seluruh jurnalis dan kepolisian yang mengawal aksi menuju Polda Gorontalo melihat secara langsung sikap arogan Alyun Hippy. “Jangan jadi pembohong. Bahkan anggota Polri pun melihat kalau dia (Alyun Hippy) yang memanggil kami dengan melambaikan tangan. Pernyataannya bahwa dia mengajak berdialog tidak bisa dipercaya,” tegas Jhojo.

Jhojo menegaskan bahwa Alyun Hippy memprovokasi dan memicu ketegangan saat puluhan wartawan menuju Mapolda Gorontalo. “Namun, pihak NasDem melalui press release-nya menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan upaya untuk mendiskreditkan partai. Bagaimana mungkin saya membuat keributan di tempatnya orang, rekaman video kami jelas menunjukkan bahwa dia (Alyun) yang melambaikan tangan sambil memanggil kami untuk singgah di kantor NasDem,” ungkap Jhojo.

Alyun Hippy, lanjut Jhojo, mengklaim dirinya hanya melambaikan tangan dari teras kantor DPW NasDem Gorontalo untuk menyapa kawan-kawan Pro Jurnalis Media Siber yang sedang melintas. “Ayolah, jangan memutarbalikkan fakta agar terlihat gagah di hadapan para petinggi Partai NasDem. Rahmat Gobel orang baik di Gorontalo, jangan rusak citra beliau dengan cara-cara kotor seperti itu,” tegas Jhojo.

Jhojo juga membantah klaim Partai NasDem bahwa dirinya sudah dalam keadaan emosi, sehingga dialog tidak terjadi. “Kita bisa membedakan bahwa yang salah tetap salah dan yang benar tetaplah benar. Titik aksi kami di Polda Gorontalo. Dia (Alyun) yang memanggil kami untuk singgah ke kantor DPW NasDem. Perbuatannya sendiri dan tiba-tiba membuat opini bahwa NasDem adalah korban,” jelas Jhojo.

Jhojo meminta Alyun Hippy untuk belajar lebih banyak, bukan mencari sensasi dan panggung. “Alyun, belajarlah lagi. Katanya mantan wartawan senior, tapi silakan nilai sendiri sikapnya,” ujarnya.

Jhojo juga berharap Ketua DPW NasDem Gorontalo, Rachmad Gobel, lebih selektif dalam memilih kader yang akan ditempatkan di posisi yang berhubungan langsung dengan mitra kerja. “Sehingga nama baik Partai NasDem di Gorontalo tidak tercoreng oleh oknum-oknum kader seperti Alyun ini, yang bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *