, Luwu Timur – Pada hari ini Rabu tanggal 7 Februari 2024 pukul 08.00 Wita, Danramil beserta Personil Koramil 1403-13 Wotu melaksanakan penghijauan penanaman Manggrove sejumlah 120 pohon bersama Polsek Wotu, Satpol PP, Aparat Desa dan masyarakat bertempat di Tempat Wisata Desa Balo Balo Kec Wotu Kab Luwu timur
Danrami 1402-13/Wotu, Kapten Inf Jufri Upara, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir, merawat lingkungan, dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Jufri Upara mengatakan penanaman mangrove merupakan langkah konkret dalam menjaga dan meningkatkan keseimbangan lingkungan pesisir. Mangrove, dengan akar yang kuat dan daun yang lebat, berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi dan dampak badai. Selain itu, keberadaan mangrove juga mendukung keberagaman hayati laut, memperkuat rantai makanan, dan menciptakan habitat yang subur untuk berbagai spesies.
Manfaat utama dari program penghijauan ini antara lain:
- Perlindungan Pantai: Penanaman mangrove secara signifikan mengurangi risiko abrasi pantai dan membantu melindungi lingkungan pesisir dari gelombang dan badai.
- Peningkatan Kualitas Air: Mangrove berperan sebagai filter alami yang membantu membersihkan air dari berbagai polutan, meningkatkan kualitas air di sekitarnya.
- Biodiversitas Laut: Keberadaan mangrove menciptakan ekosistem yang mendukung keberagaman hayati laut, menjadi tempat bertelur bagi ikan dan habitat bagi berbagai spesies laut.
- Sumber Pangan dan Mata Pencaharian: Masyarakat setempat dapat memanfaatkan mangrove sebagai sumber pangan, seperti hasil tangkapan ikan, dan sebagai sumber mata pencaharian melalui kegiatan ekowisata.
- Penyerapan Karbon: Mangrove memiliki kemampuan unik untuk menyerap karbon dioksida dari udara, berkontribusi pada upaya global dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
Selama program ini berlangsung, kami juga melibatkan aktifitas sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang pentingnya menjaga dan merawat mangrove. Partisipasi mereka dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang program ini.
Jufri Upara menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan adalah,
a. Sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian dari Komando atas dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan di wilayah teritorial yang menjadi tanggung jawabnya kita smua
b. Kegiatan penghijauan ini bertujuan membangun Soliditas yang kokoh serta mempererat hubungan silaturahmi antara Prajurit TNI AD dengan seluruh instansi terkaiat dan masyarakat dan guru serta pelajar dalam memberikan edukasi tentang pentingnya penghijauan sehingga tidak terjadi abrasi di pinggir pantai
c. Kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka membangun kebersamaan, menumbuhkan kesadaran serta royong selaras dengan pelaksanaan membangun, membangkitkan kembali budaya cinta akan alam sekitarnya dan mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Danramil 1404-13/Wotu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk masyarakat setempat dan relawan yang telah berkontribusi dalam menjadikan program penghijauan ini sukses. Dengan bersatunya upaya, kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya, Kapolsek Wotu, Akp Muhajir,S.Pd, Pjs Kades Balo Balo, Jamilin, Koordinator Satpol PP Kec Wotu,Ketua Karang Taruna/Angota Desa Balo Balo, Tomas/Toda Desa Balo Balo, Warga masyarakat Desa Balo balo
Personil Karbak dengan jumlah orang : 70 orang, terdiri dari Koramil 13 wotu : 19 orang, Polsek Wotu : 10 Orang, Satpol PP Kec Wotu : 12 orang, Aparat Desa : 9 Orang, Masyarakat : 20 orang (Purwadi)













