GORONTALO — Di tengah gelapnya malam di Desa Tonala, cahaya lampu sorot menerangi semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga. Momen itu terjadi di lokasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Gorontalo, ketika Sertu Amirul bersama warga setempat, Ridwan Doda, memasang lampu sorot di area pengerjaan jalan rabat beton, Rabu (5/11/2025).
Langkah sederhana tersebut menyimpan makna besar: penerangan bukan sekadar soal visibilitas, tetapi simbol tekad untuk terus bekerja meski malam telah tiba. Bagi Satgas TMMD dan masyarakat, waktu bukanlah penghalang untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
“Kami tidak ingin berhenti hanya karena malam. Jalan ini harus segera rampung agar warga bisa menikmati akses yang layak. Kerja sama dengan warga seperti Pak Ridwan adalah bukti nyata bahwa pembangunan ini milik kita bersama,” ungkap Sertu Amirul.
Sementara itu, Ridwan Doda yang turut membantu pemasangan lampu menilai kerja malam hari adalah wujud nyata semangat gotong royong yang sesungguhnya. Ia menyebut lampu sorot yang dipasang bukan hanya alat bantu, melainkan cahaya harapan bagi masyarakat desa.
“Lampu ini penerang jalan sekaligus penerang semangat kami. Warga siap membantu siang dan malam karena kami tahu manfaat besar jalan ini nanti,” ujarnya penuh semangat.
Program TMMD ke-126 di Kabupaten Gorontalo memang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur desa yang dapat meningkatkan konektivitas dan ekonomi warga. Melalui penerangan tambahan di area kerja, proses pengecoran dapat berjalan lebih cepat dan aman, tanpa mengorbankan kualitas hasil.
Sinergi antara TNI dan masyarakat seperti yang terlihat di Desa Tonala menjadi cerminan nyata makna sejati TMMD: membangun negeri melalui kebersamaan, pengorbanan, dan kerja keras tanpa batas waktu. ###












