Newstizen.co.id GORONTALO – Malam di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, bukan sekadar gelap yang diterangi lampu seadanya. Ia menjadi saksi dari semangat yang tak pernah padam — semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat yang berpadu dalam gerak gotong royong hingga larut malam.
Pada Rabu (5/11/2025), kerja lembur terakhir Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo resmi menandai rampungnya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.143 meter, tepat waktu dan dengan hasil sempurna.
Di bawah sorot lampu yang sederhana, para prajurit dan warga bergandengan tangan menyelesaikan pengecoran tahap akhir. Suasana malam berubah menjadi ajang pembuktian: bahwa semangat gotong royong tidak mengenal waktu, bahkan di bawah langit malam sekalipun.
Komandan Satgas TMMD, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., menyebut keberhasilan ini bukan semata hasil kerja keras, tetapi buah dari ketulusan dan persatuan.
“Jalan ini adalah saksi perjuangan kami bersama rakyat. Setiap adukan semen dan setiap peluh yang menetes adalah wujud cinta pada negeri ini,” ujarnya haru.
Sejak awal pelaksanaan, program TMMD Ke-126 diwarnai berbagai tantangan — mulai dari cuaca yang tidak bersahabat hingga kondisi medan yang berat. Namun, tekad tak pernah luntur. Dukungan pemerintah daerah dan warga Tonala menjadi sumber energi yang menjaga nyala semangat hingga titik akhir.
Salah satu warga, Ridwan Doda, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran TNI di desanya.
“Ini bukan sekadar jalan, tapi harapan baru bagi kami. Terima kasih kepada Satgas TMMD yang telah menjadikan impian kami nyata,” tuturnya.
Rampungnya jalan rabat beton sepanjang lebih dari satu kilometer ini bukan hanya pencapaian fisik, tapi juga pesan moral: sinergi antara TNI dan rakyat adalah kekuatan sejati pembangunan bangsa.
Jalan yang kini menghubungkan Tonala dengan wilayah sekitarnya akan mempermudah akses ekonomi, mempercepat mobilitas hasil pertanian, dan memperkuat ikatan sosial masyarakat desa.
Melalui TMMD Ke-126, Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo tidak hanya meninggalkan infrastruktur kokoh, tetapi juga menyalakan semangat gotong royong sebagai warisan tak ternilai. Malam lembur itu bukan sekadar penutup pekerjaan — ia adalah perayaan dari keyakinan bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada yang mustahil bagi negeri ini. ###













