Letkol Roma Yudha: Membangun Negeri Dimulai dari Desa

Letkol Roma Yudha: Membangun Negeri Dimulai dari Desa (Foto: TMMD)

onetalk.co.id GORONTALO – Bagi Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., pengabdian seorang prajurit sejati tak diukur dari pangkat atau jabatan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang ia berikan kepada rakyat. Filosofi itulah yang menjadi napas di balik pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo yang kini menggeliat di Desa Tonala dan Dulamayo.

Dalam wawancara eksklusif bersama TVRI Gorontalo, Jumat (24/10/2025), Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo yang juga Dansatgas TMMD Ke-126 ini menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan wujud nyata dari spirit “Mengabdi Tanpa Batas” — semangat TNI untuk hadir dan bekerja bersama rakyat di segala lini kehidupan.

“TMMD Ke-126 adalah manifestasi dari sinergi tanpa batas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami datang bukan hanya membawa alat berat, tapi juga membawa hati. Kami ingin membangun, bukan sekadar membangun fisik, tapi juga membangun jiwa,” ujar Letkol Roma dengan penuh keyakinan.

Menurutnya, program TMMD selalu mengandung dua dimensi besar: pembangunan fisik dan non-fisik. Pembangunan jalan rabat beton, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dan fasilitas umum hanyalah salah satu bentuk dari kerja nyata TNI di lapangan. Namun di balik itu, terselip misi lebih dalam — membangun karakter dan mental spiritual masyarakat.

“Jalan yang kami bangun hari ini bukan sekadar akses transportasi, tetapi jalan menuju kesejahteraan dan kemandirian. Saat desa terbuka, ekonomi bergerak, dan harapan tumbuh,” jelasnya.

Tak kalah penting, Satgas TMMD juga menyentuh sisi non-fisik: memberikan penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan, kesehatan, hukum, serta pendidikan agama—bahkan mengajar anak-anak membaca Al-Qur’an dan memperdalam ilmu tajwid.

“Inilah hakikat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami ingin meninggalkan warisan yang lebih besar dari sekadar beton dan bangunan — yaitu semangat gotong royong dan rasa memiliki,” tutup Dansatgas TMMD.

Wawancara yang disiarkan langsung oleh TVRI Gorontalo itu menuai respons positif dari masyarakat. Banyak warga melihat TMMD Ke-126 sebagai simbol ketulusan TNI dalam menjaga denyut kehidupan desa, membangun dari pinggiran, dan mengabdi tanpa pamrih demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaulat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *