Gorontalo Utara — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hi Zainal Umar Sidiki (ZUS) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kegiatan Evaluasi Kinerja Tim Pelayanan Kesehatan Daerah (TPKD) yang digelar di Aula RSUD ZUS, Selasa (21/01/2025).
Dipimpin langsung oleh Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, M.Kes., kegiatan ini menghadirkan seluruh unsur tim pelayanan, mulai dari perawat, bidan, hingga tenaga penunjang medis. Evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarunit dan membangun budaya kerja yang saling mendukung.
“Evaluasi ini adalah kesempatan kita untuk melihat ke belakang, bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menemukan cara-cara baru yang lebih baik dalam melayani masyarakat,” tegas dr. Ardiansyah dalam sambutannya.
Dalam suasana yang hangat dan terbuka, Direktur RSUD ZUS menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas profesi dalam ekosistem rumah sakit. Ia mengajak seluruh tim untuk menjadikan evaluasi ini sebagai titik balik dalam membangun budaya komunikasi yang sehat, transparan, dan berorientasi pada pasien.
“Pelayanan kesehatan yang baik tidak cukup hanya dengan kompetensi, tapi juga komunikasi yang efektif dan kepekaan terhadap kebutuhan pasien dan keluarganya,” ujar dr. Ardiansyah.
Ia juga menekankan bahwa evaluasi ini tidak hanya berfokus pada angka atau indikator semata, melainkan juga memperhatikan soft skill, dedikasi, serta kemampuan tim dalam menghadapi dinamika pelayanan sehari-hari.
Lebih dari sekadar penilaian kinerja, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyusun rencana strategis ke depan. Termasuk di dalamnya pengembangan fasilitas layanan, pelatihan berkelanjutan, dan pembaruan standar operasional sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi medis.
“Kita akan terus dorong pelatihan bagi tenaga medis agar tidak hanya mampu secara teknis, tapi juga adaptif terhadap perubahan dan inovatif dalam bekerja,” jelasnya.
Salah satu sesi yang paling dinantikan dalam evaluasi ini adalah dialog terbuka antara pimpinan dan tim pelaksana. Berbagai saran, masukan, hingga tantangan di lapangan disampaikan langsung oleh peserta. Semua direspons dengan semangat membangun.
“Rumah sakit yang sehat adalah rumah sakit yang terus belajar. Untuk itu, kritik dan masukan adalah vitamin bagi kemajuan kita bersama,” tutur dr. Ardiansyah.
Dengan dilaksanakannya evaluasi kinerja ini, RSUD ZUS berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan meningkatkan kepuasan pasien secara berkelanjutan. Evaluasi ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju pelayanan kesehatan yang lebih humanis, modern, dan inklusif. (Ca’Nang)












