Menjemput Ramadhan dengan Hati yang Tunduk: Binrohtal Satbrimobda Gorontalo Penuh Kekhusyukan

Menjemput Ramadhan dengan Hati yang Tunduk: Binrohtal Satbrimobda Gorontalo Penuh Kekhusyukan (Foto: Polri)

onetalk.co.id Gorontalo – Suasana pagi yang teduh menyelimuti Masjid An Nur pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 08.00 WITA. Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun syahdu, menembus relung hati setiap insan yang hadir. Personel Satbrimobda Gorontalo duduk bersaf rapi, menghadirkan ketenangan dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai wujud penguatan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama. Setiap ayat yang dilantunkan seakan menjadi pengingat bahwa hidup bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga perjalanan spiritual menuju ridha Ilahi. Dalam suasana khidmat itu, doa-doa dipanjatkan, memohon keberkahan serta kesiapan hati menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Tausyiah disampaikan oleh Mohamad Dinul Annan Abdullah, S.Pd., dari Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo. Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah mukjizat terbesar yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus petunjuk hidup yang tak lekang oleh zaman. Al-Qur’an, katanya, bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipahami dan diamalkan—karena kelak ia akan menjadi pemberi syafaat di hari akhir.

Beliau juga mengajak seluruh personel untuk melakukan muhasabah diri. Menjelang Ramadhan, setiap hati perlu dibersihkan dari prasangka, setiap langkah diperbaiki niatnya, dan setiap tugas dilandasi keikhlasan. “Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam setiap keputusan dan tindakan,” pesannya, mengingatkan bahwa kekuatan sejati seorang aparat bukan hanya pada fisik dan strategi, tetapi pada keteguhan iman.

Di waktu yang sama, personel Brimob beragama Kristen melaksanakan pembinaan rohani di Gedung Serba Guna Oikumene Polda Gorontalo. Hal ini menjadi cerminan indahnya toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman keyakinan. Setiap personel dibina sesuai ajaran agamanya, namun tetap dalam satu semangat pengabdian yang sama—melayani bangsa dan negara dengan hati yang bersih.

Dansat Brimob Polda Gorontalo, Danu Waspodo, S.I.K., menegaskan bahwa Binrohtal bukan sekadar agenda rutin, melainkan pondasi pembentukan karakter. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana menenangkan jiwa, memperkuat keimanan, serta membentuk mental personel agar tetap humanis, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap amanah tugas, terutama menjelang Ramadhan.

Dengan suasana yang damai dan penuh religiusitas, Binrohtal pagi itu menjadi lebih dari sekadar pembinaan. Ia menjelma sebagai momentum perenungan—mengajarkan bahwa di balik seragam dan tugas negara, ada jiwa-jiwa yang terus belajar mendekatkan diri kepada Tuhan. Karena sejatinya, pengabdian terbaik lahir dari hati yang bersih, iman yang kokoh, dan niat yang tulus. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *