GORONTALO — Menyambut Hari Juang TNI AD Tahun 2025, Korem 133/Nani Wartabone memilih langkah hening namun sarat makna: menundukkan kepala di hadapan para pahlawan. Bertempat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pentadio, Desa Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kamis (11/12/2025), jajaran Korem 133/NW menggelar ziarah rombongan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan para kusuma bangsa.
Ziarah ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/NW Kolonel Inf Parsaroan Sirait, S.A.P., M.M., dan diikuti unsur pimpinan satuan jajaran Korem 133/NW, antara lain para Kasi Korem, Kasbrig 22/OM, para Dandim, perwira staf, hingga pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 133 PD XIII/Merdeka. Kehadiran lintas satuan tersebut menegaskan bahwa semangat juang adalah nilai kolektif yang diwariskan dan dijaga bersama.
Rangkaian ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta sebagai refleksi atas jasa dan pengorbanan mereka dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan. Momen sakral ditandai dengan peletakan karangan bunga di Tugu Makam Pahlawan oleh Kasrem 133/NW, sebelum prosesi penaburan bunga di setiap pusara pahlawan oleh seluruh peserta ziarah.
Dalam keterangannya, Kolonel Inf Parsaroan Sirait menegaskan bahwa Hari Juang TNI AD—yang sebelumnya dikenal sebagai Hari Juang Kartika—bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan tonggak sejarah yang mengingatkan jati diri dan peran TNI AD dalam perjalanan bangsa.
“Peringatan Hari Juang TNI AD diharapkan menjadi sumber motivasi dan penyemangat bagi seluruh prajurit untuk terus mengabdikan diri, menjaga kedaulatan, dan mempertahankan keutuhan NKRI,” ujarnya.
Melalui ziarah ini, Korem 133/NW seolah menegaskan satu pesan penting: kekuatan TNI AD hari ini bertumbuh dari pengorbanan masa lalu, dan tugas menjaga negeri adalah amanah yang tak pernah usai. ###













