Gorontalo Utara – Ramadan bukan hanya menjadi bulan peningkatan spiritual, tetapi juga dimaknai oleh RSUD dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) sebagai titik tolak membangun budaya kerja yang berintegritas di sektor layanan kesehatan. Dalam suasana penuh makna, manajemen RSUD ZUS menggelar kegiatan pembinaan pegawai yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama pada Jumat (22/3/2025), mengangkat tema: “Dengan Keberkahan Bulan Ramadan, Menciptakan Pegawai yang Berakhlak, Berintegritas, dan Anti Korupsi.”
Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, menggarisbawahi bahwa budaya kerja yang bersih dan bertanggung jawab harus dibangun dari internal rumah sakit. Ramadan, menurutnya, adalah momentum tepat untuk mengajak seluruh elemen rumah sakit merefleksikan kembali nilai-nilai kejujuran, pelayanan tulus, dan tanggung jawab publik.
“Kita ingin menjadikan rumah sakit sebagai ruang pelayanan yang tidak hanya profesional, tapi juga bebas dari korupsi dan penyimpangan. Ini bukan hanya soal hukum, tetapi soal nilai dan keikhlasan,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Zam Zam Ikhwan, turut memperkuat pesan moral acara tersebut. Ia menegaskan bahwa sektor pelayanan publik, termasuk kesehatan, adalah sektor strategis yang harus dijaga dari praktik koruptif karena menyangkut kepercayaan dan keselamatan masyarakat.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Daerah Gorontalo Utara, Abdul Wahab Paudi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif RSUD ZUS. Menurutnya, kerja sama lintas sektor—antara rumah sakit, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah—menjadi kunci mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis.
Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana akrab dan hangat. Selain memperkuat tali silaturahmi, momen ini juga menjadi ruang informal bagi para pegawai untuk berdiskusi ringan mengenai tantangan kerja serta upaya peningkatan kualitas layanan ke depan. (ca’nang)












