Natal Bethany Palangka Raya: Iman, Pengharapan, dan Kasih Menggema di Tengah Duka Bangsa

Natal Bethany Palangka Raya: Iman, Pengharapan, dan Kasih Menggema di Tengah Duka Bangsa (Foto: Nala)

onetalk.co.id Palangkaraya – Perayaan Natal Bersama keluarga besar Gereja Bethany Palangka Raya tidak sekadar menjadi momentum ibadah dan perayaan rohani, tetapi juga panggung solidaritas iman bagi sesama yang sedang dilanda musibah. Mengusung tema “The Power Of Faith, The Fire Of Hope And The Heart Of Love” (Mazmur 42:12b), kegiatan ini digelar khidmat di Auditorium Poltekkes Palangka Raya, Jalan G. Obos No. 30, Kota Palangka Raya, Jumat (12/12/2025).

Christmas Celebration ini menghadirkan Pdt. Dr. (HC) Willy Josep, Ketua Dewan Rasuli Gereja Bethany Indonesia, sebagai pembicara utama. Dalam pesan rohaninya, Pdt. Willy menekankan bahwa Natal bukan hanya tentang sukacita, tetapi juga tentang kekuatan iman yang mampu membawa dampak nyata bagi kota dan masyarakat.

Menurutnya, iman yang hidup akan melahirkan pengharapan dan kasih yang bekerja, sehingga Palangka Raya diyakini menjadi kota yang diberkati dan memuliakan nama Tuhan.

“Ketika iman itu dahsyat, maka kota ini akan mengalami berkat Tuhan. Nama Tuhan akan dipermuliakan, sesuai dengan tema yang kita rayakan hari ini,” ungkapnya.

Lebih dari itu, perayaan Natal tersebut juga menjadi ruang empati dan doa bersama atas bencana yang menimpa saudara-saudara di Sumatera dan Aceh. Pdt. Willy menegaskan bahwa Sinode Gereja Bethany Indonesia turut berduka dan secara konsisten menaikkan doa bagi para korban.

“Kami berdoa agar mereka mendapat penyertaan Tuhan, jalan keluar, dan pertolongan. Kami percaya mereka akan dikuatkan dan diberkati, sehingga di tengah penderitaan pun, nama Tuhan tetap dipermuliakan,” tegasnya.

Sementara itu, Pdt. Timersi Labat menyampaikan rasa syukur dan sukacita atas kehadiran Pdt. Willy Josep yang dinilainya membawa penguatan tersendiri bagi jemaat. Ia berharap tema Natal yang diangkat tidak berhenti sebagai pesan rohani semata, melainkan sungguh menjadi berkat dan memberi dampak bagi pelayanan serta kehidupan masyarakat di Kota Palangka Raya.

“Kami percaya pesan yang disampaikan hari ini akan membawa dampak nyata bagi pekerjaan Tuhan dan kemuliaan-Nya di kota ini,” ujarnya.

Perayaan Natal Bethany Palangka Raya pun ditutup dengan doa dan harapan agar damai Natal tidak hanya dirasakan oleh jemaat yang hadir, tetapi mengalir luas bagi umat, kota, dan bangsa—menjadi pengingat bahwa iman, pengharapan, dan kasih selalu relevan, terutama di tengah tantangan dan duka bersama. (Nala)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *