Gorontalo – Di tengah kesibukan tugas dan tanggung jawab menjaga keamanan masyarakat, Polda Gorontalo menyediakan ruang hening bagi personel yang beragama Kristiani untuk berhenti sejenak, menundukkan hati, dan kembali merenungkan makna kelahiran Sang Juruselamat. Ibadah Perayaan Natal Tahun 2025 yang digelar di Aula Titinepo Mapolda Gorontalo, Senin (12/1/2026), menjadi momen spiritual yang sarat makna.
Tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” mengingatkan bahwa kehadiran Tuhan tidak pernah jauh, bahkan di tengah dinamika tugas yang penuh tekanan dan risiko. Natal mengajarkan bahwa keselamatan, pengharapan, dan damai sejahtera bermula dari keluarga—tempat iman ditumbuhkan, kasih dipelihara, dan kekuatan dibangun untuk kembali melayani sesama.
Dalam suasana ibadah yang khidmat, kehadiran Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., bersama jajaran pimpinan, Bhayangkari, dan seluruh personel Kristiani, mencerminkan kesatuan hati dalam iman. Tidak ada sekat jabatan, yang ada hanyalah kesadaran bersama bahwa setiap insan Bhayangkara juga adalah pribadi yang membutuhkan sentuhan rohani dan penguatan batin.
Melalui refleksi Natal, seluruh personel diajak untuk meneladani nilai-nilai luhur yang dibawa oleh kelahiran Kristus: kasih yang tulus, kerendahan hati, pengorbanan tanpa pamrih, serta damai yang meneduhkan. Nilai-nilai ini menjadi cahaya penuntun dalam menjalankan tugas kepolisian—agar setiap tindakan dilandasi nurani, keadilan, dan rasa kemanusiaan.
Natal pun menjadi pengingat bahwa pengabdian bukan semata soal kewajiban, melainkan panggilan iman. Bahwa melayani masyarakat adalah bagian dari ibadah, dan menjaga keamanan adalah wujud nyata kasih kepada sesama. Dalam terang Natal, setiap tugas dijalani dengan hati yang bersih dan semangat yang diperbarui.
Ibadah Natal ini ditutup dengan kebersamaan sederhana dalam ramah tamah, sebagai simbol syukur dan persaudaraan. Sebuah peneguhan bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar, ada hati-hati yang terus dikuatkan oleh iman, agar damai Natal senantiasa hidup dalam keluarga dan pengabdian Polda Gorontalo. (TBN)












