, Gorontalo – Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Candra Wijaya, M.A., didampingi oleh Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, S.Sos., memberikan pengarahan kepada seluruh Personel Purna Tugas Satgas BGC TNI Kongo XXXIX-E Monusco Yonif 713/Satya Tama. Acara ini berlangsung di Aula Lembah Baliem Yonif 713/ST, Jl. Ahmad A. Wahab, Desa Tinelo, Kec. Telaga Biru, Kab. Gorontalo, pada Selasa (28/5/2024).
Turut hadir dalam acara tersebut Waasops Kasdam XIII/Mdk Letkol Inf Lawdewick. B.K. Tobing., Danyonif 713/ST Letkol Inf Ambariyantomo,S. Hub. Int., Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Fenty Candra Wijaya, Ketua Persit KCK Korem 133 PD XIII/Mdk Ny. Rini Hari Pahlawantoro, seluruh Personel Purna Tugas Satgas BGC TNI Kongo XXXIX-E Monusco Yonif 713/ST, dan Persit Yonif 713/ST.
Pengarahan ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian para Personel Purna Tugas Satgas BGC TNI Kongo XXXIX-E Monusco Yonif 713/ST dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia di Kongo.
Dalam pengarahannya, Mayjen TNI Candra Wijaya, M.A., menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan Satgas BGC TNI Kongo XXXIX-E Monusco dalam menyelesaikan misi dengan penuh profesionalisme. Kontribusi Satgas BGC TNI Kongo telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional dan memperkuat peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.
Pangdam XIII/Merdeka juga memberikan pesan kepada personel purna tugas untuk tetap menjaga nama baik TNI dan berkontribusi bagi bangsa dan negara dalam berbagai bidang. Beliau berharap para personel purna tugas dapat menjadi teladan bagi masyarakat dan generasi muda dalam hal patriotisme, nasionalisme, dan semangat bela negara.
Mayjen TNI Candra Wijaya juga memberikan beberapa arahan kepada personel purna tugas, antara lain:
- Jaga dan pegang teguh kepercayaan pimpinan.
- Tingkatkan terus profesionalisme dan disiplin keprajuritan.
- Budayakan belajar dan berlatih: Tidak ada prajurit yang hebat, yang ada adalah prajurit yang terlatih.
- Menjadi Prajurit yang PRIMA: Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Acara pengarahan ini diakhiri dengan pemberian cindera mata dari Danyonif 713/ST kepada Pangdam XIII/Merdeka, penulisan pesan dan kesan, serta foto bersama. Semoga arahan dari pimpinan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh Personel Purna Tugas Satgas BGC TNI Kongo XXXIX-E Monusco Yonif 713/ST dalam melanjutkan perjalanan pengabdian mereka. (***)












