Perkara Korupsi Masjid Jabal Iqro’ Dipercepat, Kejari Gorontalo Utara Tegaskan Komitmen Penuntasan Hingga Pengadilan

Perkara Korupsi Masjid Jabal Iqro’ Dipercepat, Kejari Gorontalo Utara Tegaskan Komitmen Penuntasan Hingga Pengadilan (Foto: Ilustrasi)

onetalk.co.id Gorontalo Utara – Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara menjadikan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Masjid Jabal Iqro’ di kompleks Blok Plan Molingkapoto sebagai salah satu fokus utama penanganan perkara sepanjang tahun 2025. Kasus ini mendapat perhatian khusus mengingat proyek tersebut menggunakan dana publik dan berkaitan langsung dengan kepentingan umat.

Dalam proses penyidikan, Kejari Gorontalo Utara mengungkap adanya potensi kerugian keuangan negara yang diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta. Penyidik secara intensif mendalami seluruh tahapan pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan, proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan fisik, hingga mekanisme pembayaran dan pertanggungjawaban anggaran.

Percepatan penanganan perkara dilakukan dengan mengoptimalkan pemeriksaan saksi-saksi kunci, pendalaman dokumen administrasi proyek, serta penguatan hasil perhitungan kerugian negara. Seluruh langkah tersebut diarahkan agar konstruksi perkara menjadi utuh, terang, dan memenuhi unsur pembuktian secara yuridis sehingga berkas perkara dapat segera dinyatakan lengkap.

Kejaksaan menegaskan bahwa penyidikan perkara Masjid Jabal Iqro’ dilakukan secara profesional dan tanpa pandang bulu. Setiap pihak yang diduga bertanggung jawab atas penyimpangan anggaran akan dimintai pertanggungjawaban hukum sesuai peran dan keterlibatannya. Percepatan proses ini juga menjadi bentuk komitmen Kejari Gorontalo Utara dalam memberikan kepastian hukum serta menjawab ekspektasi masyarakat terhadap penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

Melalui penanganan serius dan terukur terhadap perkara korupsi pembangunan Masjid Jabal Iqro’, Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara menegaskan pesan kuat bahwa setiap penyalahgunaan dana publik, termasuk pada proyek keagamaan, akan ditindak secara tegas hingga ke tahap penuntutan dan persidangan. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa integritas dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam setiap pembangunan yang bersumber dari keuangan negara. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *