GORONTALO – Kolaborasi antarinstansi kembali ditegaskan melalui audiensi strategis antara Korem 133/Nani Wartabone (NW) dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Gorontalo, Rabu (12/11/2025). Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah nyata memperkuat sinergi pertahanan hukum dan keamanan daerah di tengah dinamika tantangan wilayah.
Kunjungan yang dipimpin Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM (P3H) Kanwil Kemenkumham Gorontalo, Ramlan Harun, S.H., M.H., disambut hangat oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 133/NW, Kolonel Inf Parsaoran Sirait, S.A.P., M.M. beserta jajaran. Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengawasan Warga Negara Asing (WNA), pembinaan lembaga pemasyarakatan (Lapas), hingga penguatan koordinasi dalam bidang keimigrasian dan penegakan hukum.
Kasrem 133/NW menegaskan bahwa TNI, khususnya Korem 133/NW, selalu siap mendukung langkah-langkah Kemenkumham dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah Gorontalo.
“Sinergitas antara TNI dan Kemenkumham sangat penting. Kami siap memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek pengamanan Lapas maupun pengawasan keimigrasian. Kolaborasi ini adalah kunci terciptanya Gorontalo yang aman dan kondusif,” ujar Kolonel Parsaoran Sirait.
Ia juga menekankan pentingnya pertukaran informasi secara cepat dan berjenjang sebagai langkah antisipatif terhadap potensi ancaman keamanan, termasuk kemungkinan penyalahgunaan keimigrasian atau gangguan di Lapas.
Sementara itu, Ramlan Harun menyampaikan apresiasinya atas terbukanya ruang koordinasi lintas lembaga ini. Ia menilai dukungan TNI melalui Korem 133/NW menjadi bagian vital dalam memastikan bahwa sistem hukum dan keamanan di Gorontalo berjalan harmonis.
“Audiensi ini memperkuat fondasi kerja sama kami. Dukungan Korem sangat berarti, khususnya dalam menjaga keamanan Lapas dan mendukung operasi pengawasan keimigrasian. Sinergi ini menjaga marwah penegakan hukum dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen berkelanjutan kedua institusi dalam menjaga Gorontalo tetap aman, tertib, dan berkeadilan.
Melalui kolaborasi seperti ini, Korem 133/NW dan Kemenkumham Gorontalo membuktikan bahwa keamanan bukan hanya urusan militer, dan penegakan hukum bukan hanya tanggung jawab sipil—melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga kedaulatan dan ketertiban daerah. ###












