Gorontalo Utara – Dalam rangka memperkuat sistem penanganan layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Zainal Umar Sidiki (ZUS) bersama BPJS Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap utilitas dan efektivitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, M.K.M., menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan langkah nyata untuk memastikan bahwa penanganan terhadap peserta JKN berlangsung cepat, tepat, dan sesuai standar mutu. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya peserta BPJS, mendapatkan layanan yang mudah diakses, cepat tertangani, dan berkualitas,” tegasnya.
Dalam proses evaluasi, sejumlah aspek krusial menjadi perhatian bersama, di antaranya:
Aksesibilitas Layanan: RSUD ZUS melakukan perbaikan jalur layanan untuk meminimalkan antrean dan mempercepat proses rawat jalan serta rujukan.
Kepuasan Pasien: Rumah sakit melakukan survei berkala untuk mengetahui kendala dalam penanganan medis dan non-medis, serta melakukan tindak lanjut secara berkala.
Efisiensi Administrasi: Sistem pendaftaran dan klaim terus disempurnakan agar tidak menjadi hambatan dalam proses pelayanan pasien.
Tren Kunjungan Pasien: Penanganan yang semakin baik ditunjukkan dengan peningkatan angka kunjungan pasien BPJS pada tahun 2024, yang dinilai sebagai hasil nyata dari pembenahan internal yang konsisten.
dr. Ardiansyah menambahkan bahwa peningkatan utilisasi layanan bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas penanganan di RSUD ZUS. “Kami terus berbenah, memperbaiki sistem rujukan, mempercepat respons tenaga medis, dan menjaga kenyamanan pasien,” imbuhnya.
Melalui kerja sama intensif dengan BPJS Kesehatan, RSUD ZUS menargetkan terwujudnya sistem layanan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan misi rumah sakit untuk menjadi fasilitas kesehatan rujukan yang humanis, profesional, dan terjangkau oleh seluruh lapisan warga Gorontalo Utara. (Ca’Nang)












