RSUD ZUS Lawan Stigma: Berani Klarifikasi, Buktikan Standar Layanan 100 Persen

RSUD ZUS Lawan Stigma: Berani Klarifikasi, Buktikan Standar Layanan 100 Persen (Foto:Istimewa)

onetalk.co.id Gorontalo Utara Di tengah sorotan publik dan evaluasi teknis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), manajemen RSUD Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara tak tinggal diam. Alih-alih bersikap defensif, RSUD ZUS memilih untuk membuktikan diri lewat aksi nyata. Tanpa menunggu waktu lama, pihak rumah sakit langsung menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo Utara untuk melakukan pengecekan ulang menyeluruh terhadap sarana vital rumah sakit.

Sasaran pengecekan meliputi alat ventilator di ruang ICU serta sistem display penunjang di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Bedah Sentral (IBS). Hasilnya? Seluruh fasilitas dinyatakan memenuhi standar 100 persen—dan itu dibuktikan secara tertulis dalam berita acara resmi yang ditandatangani bersama.

Direktur RSUD ZUS, dr. Ardiansyah, M.K.M, menyatakan langkah cepat ini bukan sekadar reaksi, tetapi wujud nyata komitmen terhadap mutu layanan dan akuntabilitas publik.

“Kami bertindak cepat sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan akuntabel. Ini bukan hanya soal memperbaiki data, tapi soal menjaga kepercayaan publik,” tegasnya, Selasa (1/7/2025).

Isu berawal dari temuan Kemenkes mengenai ketidaksesuaian satu data alat medis dalam sistem RS Online. Namun RSUD ZUS tak ingin polemik berkembang liar. Setelah melakukan komunikasi lintas institusi dan inspeksi lapangan bersama BPJS, kini semua data telah diperbaiki, dan sistem layanan kembali berada di jalur standar nasional.

Langkah berani dan terbuka RSUD ZUS ini tak hanya menepis keraguan publik, tapi juga jadi preseden positif dalam hal transparansi dan responsibilitas rumah sakit pemerintah.

Apresiasi pun mengalir dari berbagai elemen masyarakat, mengingat RSUD ZUS merupakan tulang punggung layanan kesehatan di Gorontalo Utara. Bagi rumah sakit ini, kritik bukan untuk dihindari, tapi ditanggapi dengan tindakan nyata—demi kesehatan dan kepercayaan masyarakat. (Ca’Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *