GORONTALO – Ada pemandangan yang menyentuh hati di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo di Desa Tonala, Kecamatan Telaga Biru, Kamis (23/10/2025). Di tengah padatnya aktivitas pembangunan jalan rabat beton dan bedah rumah, suasana kerja para prajurit TNI mendadak hangat dan penuh canda. Penyebabnya, bukan datangnya alat berat, melainkan “serbuan” logistik penuh kasih dari ibu-ibu desa setempat.
Tanpa diminta, para ibu rumah tangga di Tonala berbondong-bondong membawa kue tradisional, pisang goreng, kopi panas, dan es segar. Mereka mengantar langsung dengan senyum lebar dan semangat gotong royong yang menggetarkan hati. Bagi mereka, ini bukan sekadar suguhan, melainkan bentuk kepedulian dan rasa terima kasih atas dedikasi TNI yang bekerja siang malam membangun desa mereka.
“Kami tahu bapak-bapak tentara ini bekerja sangat keras, bahkan lembur sampai malam. Sebagai bentuk terima kasih kami, inilah yang bisa kami berikan, makanan dan minuman yang dibuat dengan cinta,” ujar Ibu Ithen, salah satu koordinator logistik spontan tersebut.
Gerakan penuh kasih itu pun menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan ikatan kemanusiaan antara rakyat dan TNI.
Kehangatan sederhana itu terasa begitu tulus. Setiap teguk kopi dan gigitan kue cucur menjadi energi baru bagi para anggota Satgas TMMD yang terus bekerja tanpa kenal lelah.
“Serbuan logistik manis ini adalah vitamin yang tak ternilai harganya. Ini menunjukkan bahwa TMMD bukan hanya program TNI, tetapi benar-benar milik rakyat Tonala,” ungkap Serka Sucipto, Kepala Tukang Satgas TMMD yang mewakili Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 1315/Gorontalo, Letkol Arh Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos.
Menurutnya, dukungan dan kepedulian masyarakat Tonala adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Keduanya saling menguatkan, saling mengisi, dan saling menjaga. Dari sinilah semangat membangun desa tumbuh — bukan karena perintah, tetapi karena rasa memiliki dan cinta tanah kelahiran.
Program TMMD ke-126 di Desa Tonala sendiri telah mencatat progres signifikan, dengan penyelesaian pembangunan jalan rabat beton serta kegiatan non-fisik yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Namun di balik capaian itu, ada satu hal yang lebih berharga: rasa peduli dan kebersamaan yang tak tergantikan.
“Kami bekerja dengan semangat yang berbeda setelah melihat perhatian masyarakat seperti ini. TMMD di Tonala bukan hanya membangun jalan, tapi membangun hati dan kebersamaan,” tutup Serka Sucipto dengan senyum bangga. ###












