Gorontalo – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Gorontalo kembali menunjukkan respons cepat dan komitmennya dalam melindungi keselamatan masyarakat pesisir. Sebuah kapal penangkap ikan, KM Inka Mina 929, berhasil dievakuasi setelah mengalami kerusakan mesin saat berlayar di Perairan Teluk Tomini, Kabupaten Boalemo.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) tersebut dinyatakan selesai pada Kamis (8/1/2026) pukul 10.00 WITA, setelah kapal bersama 19 orang awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat ke Dermaga Perikanan Tilamuta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kejadian bermula dari laporan masyarakat yang diterima Piket Marnit Tilamuta Dit Polairud Polda Gorontalo pada Selasa malam (6/1/2026) sekitar pukul 20.30 WITA. Laporan tersebut menyebutkan adanya kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin di tengah pelayaran menuju fishing ground, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Menindaklanjuti informasi itu, personel Dit Polairud Polda Gorontalo segera bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas instansi serta melibatkan masyarakat nelayan setempat. Pada Rabu (7/1/2026) pukul 14.30 WITA, tim SAR gabungan menuju titik koordinat terakhir kapal yang terpantau melalui sistem Vessel Monitoring System (VMS) di perairan Teluk Tomini, menggunakan kapal nelayan KM Inka Mina 721.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada malam hari sekitar pukul 20.30 WITA. Tim SAR gabungan berhasil menemukan KM Inka Mina 929 dalam kondisi mesin rusak dan terikat di Rakit Asral 01. Seluruh awak kapal dinyatakan dalam keadaan sehat dan selamat, meski sempat terombang-ambing di laut.
Selanjutnya, tim SAR melakukan proses evakuasi dengan menarik KM Inka Mina 929 menuju Dermaga Perikanan Tilamuta. Kapal beserta seluruh awaknya akhirnya tiba dengan aman pada Kamis pagi (8/1/2026), menandai berakhirnya operasi SAR tersebut.
Kegiatan kemanusiaan ini melibatkan personel Dit Polairud Polda Gorontalo, Sat Polair Polres Boalemo, Lanal Gorontalo Pos Tilamuta, serta dukungan aktif dari masyarakat nelayan setempat.
Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Devy Firmansyah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya nelayan yang menggantungkan hidupnya di laut.
Ia juga mengimbau kepada seluruh nelayan agar selalu memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan layak sebelum melaut, serta tidak ragu untuk segera melapor kepada pihak berwenang apabila menghadapi situasi darurat di perairan. (TBN)












