Gorontalo – Di tengah arus sungai yang deras dan medan pencarian yang tidak mudah, negara hadir melalui kerja nyata aparat dan relawan. Kepolisian Resor Gorontalo bersama Tim Gabungan SAR terus melanjutkan upaya pencarian dua warga yang hanyut di Sungai Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Minggu (4/1/2026).
Sejak kejadian dilaporkan, proses pencarian dilakukan tanpa jeda berarti. Hingga pukul 12.30 WITA, tim di lapangan masih menyisir alur sungai secara bertahap, memperluas jangkauan pencarian dari lokasi awal kejadian hingga ke Sungai Besar Paguyaman dan wilayah pesisir. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesungguhan dan kepedulian agar korban dapat segera ditemukan.
Puluhan personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Mulai dari SAR Samapta Polres Gorontalo, SAR Brimob Polda Gorontalo, SAR Pos Bilato Ditpolairud Polda Gorontalo, Basarnas Provinsi Gorontalo, Polsek Boliyohuto, Koramil 1315/05 Boliyohuto, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat, semuanya bergerak dalam satu irama kemanusiaan.
Pada pukul 10.30 WITA, tim gabungan kembali memfokuskan pencarian di titik awal Sungai Motoduto, tempat terakhir korban terlihat sebelum terseret arus. Setelah itu, penyisiran dilanjutkan menyusuri sungai menuju Sungai Besar Paguyaman. Untuk mengoptimalkan hasil, personel dibagi ke beberapa sektor pencarian dengan pola pengamanan berlapis.
Perahu karet dan armada air milik SAR Brimob Polda Gorontalo, SAR Samapta Polres Gorontalo, serta Basarnas Provinsi Gorontalo dikerahkan menyusuri Sungai Besar Paguyaman hingga ke pesisir Pantai Bilato, tepatnya di Desa Pelehu, Kecamatan Bilato. Sementara personel lainnya disiagakan di sejumlah titik rawan, seperti jembatan-jembatan sungai, hilir aliran sungai, hingga garis pantai, guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh.
Kapolres Gorontalo menyampaikan bahwa hingga saat ini korban belum ditemukan. Meski demikian, upaya pencarian tidak surut. Sekitar 80 personel gabungan dikerahkan, bahkan diperkuat dengan tambahan personel SAR Dit Samapta Polda Gorontalo yang tiba pada pukul 14.30 WITA.
“Pencarian ini adalah bentuk tanggung jawab kemanusiaan. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin sampai korban ditemukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mendukung proses pencarian,” ungkap Kapolres Gorontalo.
Sementara itu, Polsek Boliyohuto terus melakukan pemantauan di lokasi dan menjaga situasi tetap kondusif. Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar area pencarian terpantau aman. Di balik kerja senyap para petugas, harapan keluarga korban masih menyala—menunggu kabar dari sungai yang hingga kini belum mengembalikan mereka yang hanyut. ###












