Gorontalo Utara – Di tengah kesibukan tugas dan keterbatasan waktu, personel Satgas TMMD ke-124 Tahun 2025 di Gorontalo Utara memperlihatkan bahwa kasih Kristus bisa dinyatakan lewat tindakan nyata. Dengan tulus dan penuh semangat melayani, mereka ikut ambil bagian dalam pembangunan Aula Gereja Protestan Indonesia Gorontalo (GPIG) ‘Bethel’ yang berada di Desa Tutuwoto Km 3, Kecamatan Kwandang—wilayah yang bertetangga dengan desa sasaran utama TMMD, Ombulodata.
Komandan Satgas, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, mengungkapkan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan rumah ibadah ini adalah bentuk dari pengabdian dan semangat kebersamaan yang bersumber dari kasih.
“Kami percaya, di mana ada kesempatan untuk melayani, di situ Tuhan sedang bekerja. Maka dari itu, kami arahkan personel membantu pembangunan Aula Gereja Bethel. Ini bagian dari pengabdian kami, sebagai wujud nyata dari kasih dan damai sejahtera kepada seluruh umat,” ujar Letkol Rayner.
Bagi jemaat Gereja Bethel, keterlibatan Satgas TMMD bukan hanya sekadar bantuan tenaga dan material, tetapi jawaban atas doa-doa mereka. Pendeta Rosmadewi Tatebale Budiman, pemimpin jemaat, mengungkapkan syukur dan penghargaannya.
“Kami melihat ini bukan kebetulan. Ini penyertaan Tuhan. Melalui tangan TNI, Tuhan sedang membangun bukan hanya gedung, tetapi juga semangat persaudaraan dan pengharapan. Terima kasih kepada Dandim dan seluruh Satgas TMMD yang telah menjadi saluran berkat bagi kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Salah satu sosok yang terlibat langsung dalam pembangunan adalah Serka Darkon, Babinsa Koramil 1314-03/Sumalata. Tak hanya sebagai anggota Satgas, ia juga adalah Ketua Panitia Pembangunan dan jemaat aktif Gereja Bethel.
“Saya merasa terhormat bisa melayani bersama rekan-rekan TNI. Sebagai jemaat, saya percaya kasih Tuhan dinyatakan melalui kebersamaan ini. Terima kasih kepada Komandan saya, Letkol Rayner, yang telah memberi dukungan penuh. Ini bukti bahwa TNI hadir tidak hanya untuk menjaga, tetapi juga melayani,” ungkap Serka Darkon.
Keterlibatan TNI dalam pembangunan gereja ini adalah cerminan nyata dari nilai-nilai Kristiani: kasih yang bekerja, iman yang hidup, dan pengharapan yang tak padam. Melalui TMMD 124, Tuhan menunjukkan bahwa Ia bisa memakai siapa saja—bahkan melalui seragam hijau loreng—untuk menjawab doa umat-Nya.
Dan benar seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 3:9, “Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.” TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga ladang pelayanan kasih yang menyentuh hati dan memperkuat iman. (BYP)












