TMMD Tanamkan Bela Negara Berlandaskan Iman

TMMD Tanamkan Bela Negara Berlandaskan Iman

onetalk.co.id GORONTALO – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo kembali menghadirkan makna mendalam, tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga dalam pembangunan spiritual dan moral generasi muda. Melalui kegiatan penyuluhan Bela Negara di SMK Alquran dan Dakwah Alam, Satgas TMMD menanamkan semangat kebangsaan yang berpadu dengan nilai-nilai keimanan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (20/10/2025) itu diikuti ratusan siswa-siswi dengan penuh antusias. Melalui penyuluhan ini, para pelajar tidak hanya diajak memahami makna Bela Negara sebagai tanggung jawab bersama, tetapi juga diajak merenungi bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman, sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai keislaman.

Kapten Inf Indra Mooduto, Ketua Koordinator sasaran non-fisik TMMD, menegaskan bahwa semangat Bela Negara harus dilandasi keimanan yang kuat agar generasi muda tidak mudah goyah oleh pengaruh negatif, seperti radikalisme, narkoba, dan hoaks. “Iman menjadi benteng utama. Jika hati dijaga dengan nilai-nilai agama, maka semangat bela negara akan tumbuh dari kesadaran, bukan paksaan,” ujarnya dalam sesi penyuluhan.

Sementara itu, Komandan Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo sekaligus Dansatgas TMMD Ke-126, Letkol Arh. Roma Laksana Yudha, S.Ap., M.Sos., menilai kegiatan ini sebagai investasi moral dan spiritual bangsa.

“Kami ingin membangun generasi muda yang bukan hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia. Bela negara adalah ibadah jika dijalankan dengan niat tulus untuk menjaga karunia Allah berupa kemerdekaan dan persatuan bangsa,” ungkapnya.

Suasana religius terasa kental selama kegiatan berlangsung. Para siswa menyimak dengan penuh perhatian, bahkan beberapa di antaranya menuliskan pesan-pesan inspiratif tentang nasionalisme dan keimanan. Kepala Sekolah SMK Alquran dan Dakwah Alam menyampaikan rasa syukur atas kehadiran TNI yang membawa pesan moral dan keteladanan nyata bagi peserta didik.

“Anak-anak kami belajar bahwa bela negara dimulai dari disiplin, menghormati guru, dan berbuat baik kepada sesama. Inilah nilai-nilai Alquran yang sejalan dengan semangat kebangsaan,” ujarnya dengan bangga.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun desa, tetapi juga membangun jiwa. Sinergi antara nilai agama dan semangat kebangsaan menjadi pondasi kuat untuk melahirkan generasi muda Gorontalo yang tangguh dalam iman, kuat dalam moral, dan kokoh dalam cinta tanah air. ###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *