TNI Lari di Garda Depan: Inspirasi Melawan Narkoba dari Ajang Fun Run HANI 2025 di Boalemo

TNI Lari di Garda Depan: Inspirasi Melawan Narkoba dari Ajang Fun Run HANI 2025 di Boalemo (Foto Penrem)

Onetalk. id Boalemo, 21 Juni 2025 — Keteladanan bukan hanya ditunjukkan di medan tempur. Dua prajurit muda dari Batalyon Infanteri 713/Satya Tama membuktikan bahwa semangat juang dan disiplin militer juga bisa menjadi inspirasi di tengah masyarakat, melalui jalur yang tak biasa: lintasan lari.

Dalam ajang Fun Run 5K yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Boalemo untuk memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2025, dua nama prajurit mencuri perhatian ribuan peserta dan penonton. Pratu Abdul Rahman Umar menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara pertama kategori putra, sementara rekannya, Pratu Fajrin, berhasil merebut juara ketiga.

Ajang yang berlangsung di ruas jalan Alun-Alun Tilamuta ini bukan hanya menjadi lomba, melainkan simbol perlawanan terhadap narkoba dan ajakan untuk memilih hidup sehat dan produktif, terutama bagi generasi muda.

Komandan Yonif 713/ST, Letkol Inf Manashe Lomo, mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari semangat juang, konsistensi latihan, dan kedisiplinan yang ditanamkan dalam tubuh TNI. “Ini bukti bahwa prajurit kami tidak hanya siap tempur, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam masyarakat. Kami ingin anak muda melihat bahwa ada banyak cara positif untuk menunjukkan eksistensi—salah satunya lewat olahraga,” tegasnya.

Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, dalam sambutannya menekankan pentingnya ruang-ruang sehat dan produktif seperti Fun Run ini untuk membangun daya tahan generasi muda terhadap pengaruh negatif narkoba. “Semangat anak muda Boalemo luar biasa. Kegiatan seperti ini harus terus digelar karena tidak hanya menyehatkan, tapi juga mempererat solidaritas dan menyampaikan pesan kuat: katakan tidak pada narkoba,” ucapnya.

Pemerintah Daerah Boalemo juga berkomitmen untuk terus mendukung program yang bersifat edukatif, apalagi yang melibatkan langsung masyarakat. Lahmudin menyebut hal ini sebagai “investasi sosial jangka panjang”, yang kelak mencetak generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan dan Rehabilitasi Menuju Indonesia Emas 2045,” peringatan HANI di Boalemo diharapkan menjadi momentum kolektif untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memerangi narkoba.

Tak hanya TNI yang tampil membanggakan, antusiasme ribuan peserta dari berbagai kalangan—pelajar, ASN, masyarakat umum—menjadi cermin kesadaran kolektif bahwa gerakan melawan narkoba harus dilakukan bersama-sama, dimulai dari langkah-langkah kecil seperti olahraga.

Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Gubernur Gorontalo Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, Dandim 1316/Boalemo Letkol Czi Yuda Herizal, Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayu, serta jajaran Forkopimda lainnya, yang ikut menyuarakan pesan anti-narkoba melalui kehadiran mereka. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *