Transformasi Kesiapsiagaan Medis: Pelatihan ACLS RSUD ZUS Disambut Antusias Peserta

Transformasi Kesiapsiagaan Medis: Pelatihan ACLS RSUD ZUS Disambut Antusias Peserta (Foto: Tim)

onetalk.co.id Gorontalo Utara – Hari pertama pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) yang digelar RSUD dr. Hi Zainal Umar Sidiki (ZUS) bekerja sama dengan ONE EMERGENCY Provinsi Gorontalo disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta. Pelatihan ini tidak hanya dianggap sebagai agenda rutin, tetapi juga momentum strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan tenaga medis dalam menghadapi kondisi darurat kardiovaskular.

Sejak sesi pembuka, peserta yang terdiri dari perawat dan dokter tampak aktif mengikuti pembelajaran. Kombinasi antara materi teori dan praktik langsung menjadikan pelatihan terasa hidup dan aplikatif. Instruktur yang berpengalaman di bidang kegawatdaruratan memberikan pendekatan pembelajaran interaktif, membuat suasana pelatihan terasa dinamis dan inspiratif.

Seorang perawat RSUD ZUS menyampaikan kesan positifnya, “Materi hari pertama ini sangat membumi. Kami tidak hanya belajar menyelamatkan nyawa, tetapi juga belajar bagaimana bersikap cepat dan tenang dalam tekanan.”

Tak hanya itu, para peserta juga merasakan peningkatan kepercayaan diri. Seorang dokter umum peserta pelatihan mengakui, “Setelah sesi pertama ini, saya merasa lebih siap secara mental dan teknis. Ini sangat berharga bagi praktik lapangan.”

Direktur RSUD ZUS Gorontalo Utara, dr. Mohammad Ardiansyah, M.K.M., menilai respons peserta sebagai indikasi bahwa pelatihan berada di jalur yang tepat. “Kepuasan peserta adalah cermin kualitas pelatihan. Kami ingin membentuk tim medis yang siap menghadapi segala situasi gawat darurat, terutama yang berkaitan dengan serangan jantung dan henti jantung mendadak,” tegasnya.

Pelatihan ACLS ini dirancang berlangsung enam hari, dengan tiga hari sesi tatap muka dan tiga hari sesi daring. Format tersebut memungkinkan peserta untuk menyerap ilmu dengan intensif sekaligus fleksibel. Materi yang disampaikan pun disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, mulai dari teknik resusitasi terkini hingga pengambilan keputusan cepat dalam situasi kritis.

Dengan semangat pembelajaran yang tinggi sejak awal, RSUD ZUS optimistis bahwa hasil dari pelatihan ini akan membawa perubahan nyata dalam layanan kesehatan di Gorontalo Utara. “Kami ingin rumah sakit ini menjadi pusat pelayanan yang cepat tanggap, profesional, dan berbasis kompetensi. Pelatihan ACLS ini adalah bagian dari proses menuju ke arah itu,” tutup dr. Ardiansyah.

Pelatihan ini bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas, melainkan bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kualitas penanganan darurat. Dedikasi RSUD ZUS dalam menyelenggarakan pelatihan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Gorontalo Utara akan layanan kesehatan yang semakin tangguh dan responsif. (Ca’Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *