Transformasi Kompetensi Medis: Sesi Praktik Pelatihan ACLS Buktikan Efektivitas Pembelajaran Langsung

Transformasi Kompetensi Medis: Sesi Praktik Pelatihan ACLS Buktikan Efektivitas Pembelajaran Langsung (Foto: Tim)

Onetalk,id Gorontalo Pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS) di RSUD dr. Hi Zainal Umar Sidiki (ZUS) Gorontalo Utara memasuki hari kedua pada Minggu (26/01/2025) dengan agenda praktik lapangan yang menantang namun membangun. Para peserta, yang terdiri dari tenaga medis rumah sakit, terlibat aktif dalam simulasi penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular yang menggambarkan kondisi nyata di ruang gawat darurat.

Berbeda dari hari sebelumnya yang berfokus pada teori, hari kedua ini menjadi ajang aktualisasi keterampilan. Peserta dilatih melakukan prosedur resusitasi jantung, manuver pertolongan hidup dasar dan lanjutan, serta penggunaan alat kritis seperti defibrillator dalam kondisi tekanan tinggi.

“Simulasi ini seperti pelatihan di medan tempur. Adrenalin meningkat, tapi itu justru membuat kami benar-benar memahami pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam bertindak,” ujar salah satu peserta yang merupakan perawat di RSUD ZUS. Ia menyebut praktik langsung memberikan perspektif baru tentang pentingnya kesiapan mental dan teknis di lapangan.

Para instruktur memberikan pendampingan intensif secara personal untuk memastikan setiap peserta memahami langkah-langkah prosedural dan mampu berkolaborasi dalam tim. Penekanan diberikan pada pentingnya komunikasi efektif dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan.

“Dalam kegawatdaruratan, keahlian teknis saja tidak cukup. Peserta juga belajar untuk berpikir sistematis dan bekerja sebagai satu kesatuan,” jelas salah satu instruktur.

Direktur RSUD ZUS, dr. Mohammad Ardiansyah, M.K.M., menegaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya soal peningkatan kapasitas, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan layanan medis yang unggul di Gorontalo Utara.

“Kami ingin menciptakan tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara teknis, tapi juga tangguh secara mental. Ini akan berdampak langsung pada keselamatan pasien dan kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan kita,” ungkapnya optimis.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan pendekatan pelatihan yang komprehensif, pelatihan ACLS ini menjadi momentum penting bagi transformasi mutu pelayanan kesehatan di daerah. (Ca’Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *